OPTIMALISASI PERAN KADER POSYANDU DALAM PENYEDIAAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK GIZI SEIMBANG DAN PENURUNAN STUNTING

Authors

  • Muhammad Maulana Ardhan
  • Latif Wahyu Nurokhman Universitas Alma Ata
  • Sri Mulyani Ningsi Universitas Alma Ata
  • Ismiantisa Handayani Universitas Alma Ata
  • Siti Umroini Universitas Alma Ata
  • Rodiya Sholiha Universitas Alma Ata
  • Zakiya Tunnaja Nur Halisa Universitas Alma Ata
  • Dyah Syafa Aisya Pradana Universitas Alma Ata
  • Widuri Putri Ningsih Universitas Alma Ata
  • Wahyuningsih Wahyuningsih Universitas Alma Ata
  • Yugo Rahayu Universitas Alma Ata
  • Haris Fernando Telaumbanua Universitas Alma Ata
  • Farah Nur Syafi’ah Wijayanti Universitas Alma Ata

DOI:

https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i2.8380

Abstract

Desa Kedunguter, Brebes, masih menghadapi tingginya prevalensi stunting pada balita. Tim KKN-T Universitas Alma Ata melakukan program pengabdian masyarakat melalui pemberdayaan kader posyandu dengan inovasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis nugget ikan kembung sebagai sumber protein hewani. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta masyarakat mengenai gizi seimbang dan pencegahan stunting dengan memanfaatkan pangan lokal. Metode yang dipakai meliputi edukasi, demonstrasi pembuatan nugget, serta praktik langsung bersama kader, ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua balita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman melalui penerapan metode ABCD dan antusiasme tinggi dalam praktik pengolahan. Inovasi nugget ikan kembung dapat menjadi strategi PMT yang bergizi, mendukung peran kader posyandu, serta berpotensi menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Maulana Ardhan, M., Nurokhman, L. W., Ningsi, S. M., Handayani, I., Umroini, S., Sholiha, R., … Wijayanti, F. N. S. (2025). OPTIMALISASI PERAN KADER POSYANDU DALAM PENYEDIAAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK GIZI SEIMBANG DAN PENURUNAN STUNTING. GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 1489–1503. https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i2.8380