PENGUATAN KAPASITAS KADER POSYANDU MELALUI PELATIHAN BROWNIES TEMPE MP-ASI UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i3.9683Abstract
Stunting masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Kota Samarinda yang memiliki prevalensi cukup tinggi. Pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti tempe, menjadi salah satu pendekatan inovatif dalam mendukung penurunan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh 4 dosen dan 3 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur ini bertujuan memberdayakan 32 kader posyandu melalui pelatihan pembuatan brownies tempe sebagai MP-ASI berbahan pangan lokal. Rangkaian kegiatan mencakup identifikasi peserta, pelaksanaan pelatihan, monitoring demonstrasi, evaluasi, serta rencana tindak lanjut yang berlangsung pada bulan Mei–September 2025. Pengukuran efektivitas program dilakukan melalui pre–post test, observasi praktik, logbook, dan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 8,17 menjadi 9,29. Sementara itu, rata-rata keterampilan meningkat dari 3,52 menjadi 4,34. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dalam pengolahan MP-ASI berbahan lokal. Program ini terbukti memperkuat peran kader posyandu dalam inovasi pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung percepatan penurunan stunting. Keberlanjutan program dijamin melalui rencana supervisi berkala dan pelatihan ulang sesuai kebutuhan lapangan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rinten Anjang Sari, Paskalia Pradanti, Restu Rakhmawati, Irza Hafizh Kharisma Zakira, Zalianti Cahya Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by GERVASI prior to the publication.
Download: 38






