PENGEMBANGAN MODEL DESA TANGGUH BENCANA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KAWASAN RAWAN LONGSOR DESA PUCUNG
DOI:
https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i3.9716Abstract
Wilayah rawan longsor di Kabupaten Wonogiri berkontribusi terhadap kerentanan sosial-ekonomi, dengan angka kemiskinan sebesar 10,71% pada tahun 2024. Kondisi geografis Desa Pucung yang berada di kawasan perbukitan menyebabkan tingginya risiko bencana sehingga diperlukan model mitigasi berbasis masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, menerapkan teknologi EWS longsor, serta mendukung pemberdayaan ekonomi melalui budidaya tanaman empon-empon. Pelaksanaan kegiatan Program Kosabangsa di Desa Pucung, Kismantoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan tim akademisi, Pemerintah Desa Pucung, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, simulasi kebencanaan, serta penerapan teknologi EWS berbasis kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 26–28 September 2025 bersama FPRB Sengkuyung. Evaluasi peningkatan pemahaman dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan kesiapsiagaan masyarakat, dengan nilai rata-rata meningkat dari 72,91 menjadi 81,28 (p < 0,05). Program ini berpotensi menjadi model pengembangan desa tangguh bencana berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rudi Susanto, Wiji Lestari, Herliyani Hasanah, Novemy Triyandari Nugroho, Sorja Koesuma, Rita Noviani, Pringgo Widyo Laksono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by GERVASI prior to the publication.
Download: 45






