PETERNAKAN CERDAS TANGGUH BENCANA BERBASIS IoT SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN PANGAN DAN PENCEGAHAN STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.31571/gervasi.v9i3.9840Abstract
Peternakan rakyat di wilayah rawan bencana menghadapi tantangan berupa kerentanan infrastruktur dan rendahnya adopsi teknologi. Pengabdian Kosabangsa ini menerapkan model peternakan cerdas berbasis ekonomi sirkular untuk memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan metode Basic-Participatory Rural Appraisal (B-PRA), Kelompok Tani Margo Utomo dan BUMDesa Intan Makmur dilibatkan dalam penerapan kandang portable berbasis IoT, pengolahan limbah zero waste, serta diversifikasi produk pangan. Sistem IoT terbukti menjaga stabilitas suhu kandang pada 24–28°C dan meningkatkan pemahaman teknologi mitra sebesar 53,2%. Intervensi manajerial juga meningkatkan literasi keuangan hingga 56,3%, memperkuat akuntabilitas usaha desa. Pengolahan limbah menjadi kompos mengurangi dampak lingkungan dan produksi abon, Nugget, bakso dan susu menyediakan sumber protein terjangkau untuk pencegahan stunting. pelatihan ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi dan penguatan kelembagaan ekonomi desa efektif membangun peternakan adaptif dan mandiri, serta merekomendasikan sinergi mitigasi bencana dan digitalisasi sebagai standar baru pengembangan peternakan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jiyanto Jiyanto, Danang Saputra, Detri Amelia Chandra, Achmad Tavip Junaedi, Nicholas Renaldo, Wilda Susanti, Yulvia Nora Marlim, Firman Santosa, Muslim Muslim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by GERVASI prior to the publication.
Download: 37






