Diversifikasi Ekonomi & Kerentanan Pesisir: Studi Kasus Bengkong, Batu aji, Tanjung Piayu
DOI:
https://doi.org/10.31571/sosial.v13i1.10360Abstract
Penelitian ini membahas hubungan antara diversifikasi ekonomi dan tingkat kerentanan pesisir di Kota Batam yang berfokus pada tiga wilayah yaitu Bengkong, Batu Aji dan Tanjung Piayu. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis dinamika sosial, ekonomi dan lingkungan yang dihadapi masyarakat pesisir dalam konteks urbanisasi dan industrialisasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diversifikasi ekonomi menjadi strategi penyesuaian untuk mengurangi ketergantungan pada sektor perikanan tradisional dengan mengembangkan usaha mikro seperti kuliner berbasis hasil laut, perdagangan kecil, dan pariwisata pesisir. Meskipun diversifikasi meningkatkan ketahanan ekonomi rumah tangga, keterbatasan akses terhadap modal, pasar dan perlindungan sosial menimbulkan bentuk kerentanan baru. Dengan demikian, diversifikasi ekonomi berperan dalan strategi bertahan hidup jangka pendek, namun belum sepenuhnya mencapai kesejahteraan dan keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi perumusan kebijakan pembangunan pesisir yang berkelanjutan dan selaras dengan tujuan pembangunan (SDGs) poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Downloads
References
Dahuri, R. 2014. Pembangunan wilayah pesisir dan lautan secara terpadu. Jakarta: Pradya Paramita
Ginting, Tri Oktaviani, and Firman Nugroho. 2023. “Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Perilaku Nelayan Di Kelurahan Bagan Barat Kabupaten Rokan Hilir The Impact of Covid-19 Pandemic on Fishers ’ Behavior in the Bagan Barat Urban Village , Rokan Hilir District,” 163–75.
Hamta, Firdaus. 2017. “Volume 4 No. 2 Tahun 2017 Print ISSN : 25031546 .” 4 (2): 1–8.
Martogi, Hanifa, Chairunnisa Siahaan, and Sahran Saputra. 2023. “Diversifikasi Ekonomi Masyarakat Pesisir Dalam Pembentukan Kampung Maritim Tangguh Desa Bagan Serdang” 7 (3): 1–6.
Putri, Hena Salsabila, Fahriana Nur Anita, and Nelinia Aulija. 2024. “Optimizing Marine Governance in the Kepulauan Riau for Ecosystem Sustainability and Economic Welfare,” 1–12.
Qodriyatun, Sri Nurhayati. 2013. “Enhancement of Coastal Community Welfare,” no. 2000.
Sanger, Milyana I., Jouke Lasut, and Juliana Tumiwa. 2021. “Jurnal Ilmiah Society” 1 (1): 1–10.
Suhana, Mario Putra, Risandi Dwirama Putra, Leica Febby Shafitri, and Muhamad Muliadi. 2020. “TINGKAT KERENTANAN PESISIR DI UTARA DAN TIMUR PULAU BINTAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2020 THE COASTAL VULNERABILITY LEVEL IN THE NORTH AND EAST COAST OF BINTAN ISLAND RIAU ARCHIPELAGO PROVINCE ON 2020” 11 (1): 11–27.
Munandhar, A. V., Mutaqin, B. W., & Mardiatno, D. (2025).
Kajian kerentanan fisik dan sosial ekonomi untuk pengelolaan lingkungan kawasan pesisir Kabupaten Bintan. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 13(3), 72–91. https://doi.org/10.14710/jwl.13.3.72-91
Siahaan, H. M. C., & Saputra, S. (2023).
Diversifikasi ekonomi masyarakat pesisir dalam pembentukan kampung maritim tangguh Desa Bagan Serdang. Jurnal Masyarakat Mandiri, 7(3).
Harahab, N., Fanani, Z., Puspitawati, D., & Said, A. (2020).
Ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di kawasan ekowisata bahari Dusun Sendangbiru. Jurnal Ketahanan Nasional.
Yusliana. (2022). Spasialisasi kerentanan sosial ekonomi terhadap perkembangan wilayah pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal ReTII.
Mustika, I., Herawati, T., & Muflikhati, I. (2023).
Strategi penghidupan dan kerentanan ekonomi keluarga nelayan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2).
Noveria, M., & Malamassam, M. A. (2015). Penciptaan mata pencaharian alternatif sebagai strategi pengurangan kemiskinan masyarakat pesisir. Jurnal Kependudukan Indonesia.
Supriadi, B. (2016). Pengembangan ekowisata pantai sebagai diversifikasi mata pencaharian. Jurnal Pariwisata Pesona.
Kristiyanti, M. (2016). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan Integrated Coastal Zone Management (ICZM). Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ester Silitonga, Sri Wahyuni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by Sosial Horizon prior to the publication.
Download: 34




