Gerakan Sosial Pemuda dalam Melestarikan Program Word Clean-up Day Indonesia (WCDI) di KPMM

Authors

  • Kamalia H. Khaliq UIN Madura
  • Indah Wulandari Institut Agama Islam Negeri Madura
  • Agunk Dwi Bachtiar El-Rizaq Institut Agama Islam Negeri Madura

DOI:

https://doi.org/10.31571/sosial.v12i2.9210

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana gerakan sosial pemuda dalam Kelompok Peduli Mangrove Muda (KPMM) berkontribusi dalam melestarikan program World Cleanup Day Indonesia (WCDI). Gerakan ini merupakan aksi nyata dari kepedulian lingkungan yang didominasi oleh partisipasi generasi muda, khususnya di wilayah pesisir Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode studi dokumentasi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, laporan dan foto kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan sosial pemuda di KPMM memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pengelolaan sampah, restorasi lingkungan, serta edukasi lingkungan hidup melalui program WCDI. Melalui kolaborasi dengan komunitas, pemerintah desa, dan lembaga pendidikan, program ini mampu berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak sosial dan ekologis yang signifikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Indah Wulandari, Institut Agama Islam Negeri Madura

Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Agunk Dwi Bachtiar El-Rizaq, Institut Agama Islam Negeri Madura

Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

References

Ambo-Rappe, Rohani, Ratnawati Gatta, Suriadi Mappangara, Marzuki Ukkas, and Ahmad Faizal. “Role of the Millennial Generation in Conserving Mangrove and Cultural Heritage in Sanrobone, South Sulawesi.” Jurnal Penyuluhan 16, no. 2 (2020): 213–23. https://doi.org/10.25015/16202030038.

Ana, Aplita A.; Qurniati, R; Wulandari, C. “Pengaruh Karakteristik Individu Terhadap Aksi Kolektif Kelompok Peduli Mangrove Di Desa Sidodi Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.” Journal Hutan Tropis 3, no. 1 (2015): 8–17. hutantropisunlam@gmail.com.

Hayon, Paskalia Lodan, Yohanes Soni Kewawo, Setphanie Lawalu, Fransiskus Bapa Tokan, and Frans Nyong. “Pembersihan Sampah Bersama Pemuda Di Pasar Tradisional Mirek, Desa Oringbele, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 8, no. 4 (2023): 1014–24. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i4.560.

Khumairatun Nisa, Nadia, Pitojo Budiono, Syarief Makhya, and Feni Rosalia. “Gerakan World Cleanup Day Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup World Cleanup Day Movement Is a Form of Concern for the Environment” 22, no. 2 (2023): 181–93. https://doi.org/10.35967/njip.v22i2.622.

Nardiansyah, Nardiansyah. “Sosialisasi Dan Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong Terbesar Di Dunia World Cleanup Day (WCD) Kota Bitung.” Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) 2, no. 1 (2020): 91–100. https://doi.org/10.37385/ceej.v2i1.141.

Ramdani, Rizal, Ika Yuliana, Restu Alpiansah, Aryan Agus Pratama, and Puspita Dewi. “Discussion on Radio: Peran Generasi Muda Dalam Menjaga Lingkungan.” JILPI : Jurnal Ilmiah Pengabdian Dan Inovasi 2, no. 4 (2024): 719–28. https://doi.org/10.57248/jilpi.v2i4.392.

Tirtayani, Gusti Ayu, I Gst Ayu, Wirati Adriati, and Gusti Ayu Aghivirwiati. “Kolaborasi Relawan Untuk Kebersihan Dan Pariwisata Berkelanjutan Di Pantai Kedonganan” 3, no. 1 (2024): 104–9.

Wahyurini, Endang Tri, Taufiq Hidayat M, and Yenni Arista Cipta E. “Peran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Melalui World Clean-Up Day Indonesian ( WCDI ) Di Pantai Talang Siring , Kabupaten Pamekasan” 4, no. 6 (2024): 995–1004.

Downloads

Published

2025-08-30

How to Cite

H. Khaliq, K., Wulandari, I. and Dwi Bachtiar El-Rizaq, A. (2025) “Gerakan Sosial Pemuda dalam Melestarikan Program Word Clean-up Day Indonesia (WCDI) di KPMM”, Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 12(2), pp. 188–207. doi: 10.31571/sosial.v12i2.9210.