Fenomena Campur Kode dalam Lagu Berbahasa Batak “Welcome to My Country”: Kajian Sosiolinguistik

Authors

  • Eldawati Limbong Universitas Sahid Jakarta
  • Castia Stephani Sinaga Universitas Sahid Jakarta
  • Yohana Dwikartika Hutabarat Universitas Sahid Jakarta
  • Putri Hutabarat Universitas Sahid Jakarta
  • Asriaty Purba Universitas Sahid Jakarta
  • Risdo Saragih Universitas Sahid Jakarta

Keywords:

Budaya, Campur kode, Identitas, Lagu Batak, Sosiolinguistik

Abstract

Fenomena campur kode dalam lagu Batak "Welcome to My Country" merupakan manifestasi linguistik menarik yang menggambarkan perpaduan bahasa Batak dan Inggris sebagai strategi komunikasi sekaligus ekspresi identitas budaya. Lagu ini tidak hanya menunjukkan adaptasi linguistik, tetapi juga menjadi pernyataan terhadap modernitas dan globalisasi yang berkembang di masyarakat Batak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik, yang relevan untuk mengkaji dinamika bahasa dalam konteks sosial secara mendalam. Lirik lagu menjadi data utama yang dijelaskan secara teliti untuk mengidentifikasi pola dan fungsi campur kode secara tepat. Hasil analisis menunjukkan penggunaan bahasa yang kompleks, meliputi penyisipan kata, frase, dan perpindahan penuh antara bahasa Batak dan kalimat Inggris. Strategi ini memperkaya ekspresi artistik lagu sekaligus mempertahankan identitas budaya Batak secara kuat dan signifikan. Penggunaan campur kode dipengaruhi oleh faktor sosial seperti solidaritas antar penutur, kedekatan hubungan interpersonal, serta budaya Batak yang kuat dan kaya nilai-nilai tradisional. Modernisasi dan globalisasi juga menjadi pendorong utama adaptasi budaya ini, di mana seniman Batak mengadopsi bahasa Inggris tanpa melepaskan bahasa ibu mereka. Fungsi utama campur kode dalam lagu adalah untuk memperkuat ekspresi artistik dan menegaskan identitas budaya. Selain itu, campur kode berperan sebagai alat komunikasi sosial yang efektif dalam pelestarian budaya lokal di tengah arus budaya global yang semakin masif. Secara keseluruhan, fenomena campur kode dalam lagu ini mewakili masyarakat Batak modern yang mampu menggabungkan tradisi dan modernitas secara harmonis dalam konteks multibahasa dan multikulturalisme. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam kajian sosiolinguistik sekaligus menyoroti peran musik sebagai medium ekspresi budaya yang kuat di era global.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chaer, A., & Agustina, L. (2004). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Rineka Cipta. https://ci.nii.ac.jp/ncid/BB19313658?l=en

Gurning, R. A., Sipayung, W. W., Sinurat, E., & Saragih, Y. S. (2024). Analisis sosiolinguistik: Perspektif bahasa dalam masyarakat. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 1(4), 238-245. https://doi.org/10.62383/realisasi.v1i4.376

Holmes, J. (2013). An Introduction to Sociolinguistics (4th ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780367821852

Hymes, D. (1974). Foundations in Sociolinguistics: An Ethnographic Approach. University of Pennsylvania Press. https://doi.org/10.4324/9781315888835

Indrastuti, N. S. K. (1997). Alih kode dan campur kode dalam siaran radio: analisis sosiolinguistik. Humaniora, (5). https://doi.org/10.22146/jh.1878

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications. https://lccn.loc.gov/2018034217

Muysken, P. (2000). Bilingual Speech: A Typology of Code-Mixing. Cambridge University Press. http://www.cambridge.org

Nababan, P. W. J. (1993). Sosiolinguistik: Suatu Pengantar. Gramedia Pustaka Utama. https://lccn.loc.gov/84942566

Suwito. (1983). Pengantar Awal Sosiolinguistik: Teori dan Problema. Henary Offset. https://books.google.co.id/books/about/Pengantar_awal_sosiolinguistik.html?id=lK8S0AEACAAJ&redir_esc=y

Sian, J. (n.d.). Welcome to My Country [Lirik Lagu]. (Sumber lirik diperoleh dari platform publik dan media digital.) https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/hikari/article/view/65746/49373

Wigati, K. A., & Wiwoho, G. (2025). Language preference and code-mixing in Indonesian academic discourse: A sociolinguistic insight. Indonesian Journal of Education, Language, and Teaching, 3(2), 45–58. http://dx.doi.org/10.30998/rdje.v11i2.20525

Wijana, I. D. P. (2021). Pengantar sosiolinguistik. Ugm Press. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=H10XEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA11&dq=sosiolinguistik&ots=x4Qu9XtmGZ&sig=rE7NLOgCP1qTTJAOwlfKfiVmHJ4

Damanik, R., Sinaga, W., & Purba, A. R. (2024). Jurnal Lingue: Bahasa, Budaya Dan Sastra. https://doi.org/10.33477/lingue.v6i1.7568

Saragih, C. O., r Purba, A., Saragih, R., Pandiangan, J., & Simarmata, T. M. (2024). Hybrid Code Mixing Dalam Lirik Lagu “Please Sahali Nai”. Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(2). https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/bahasa/article/view/8527

Purba, A., Saragih, R., Saragih, D. A., Sitompul, Y. S., & Hutagalung, A. (2025). Ragam Bahasa Dan Identitas Pada Masyarakat Tutur Di Etnik Batak Toba: Analisis Sosiolinguistik. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 7(1), 269-278. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6422

Downloads

Published

2025-12-16

How to Cite

Limbong, E., Sinaga, C. S., Hutabarat, Y. D., Hutabarat, P., Purba, A., & Saragih, R. (2025). Fenomena Campur Kode dalam Lagu Berbahasa Batak “Welcome to My Country”: Kajian Sosiolinguistik. Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(2), 363–379. Retrieved from https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/bahasa/article/view/10233