Dinamika Bahasa Dayak Bakati: Alih Kode dan Campur Kode di Desa Tubajur, Bengkayang

Authors

  • Mai Yuliastri Simarmata Universitas PGRI Pontianak
  • Rini Agustina Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/bahasa.v15i1.10863

Keywords:

Campur kode dan alih kode, bahasa Dayak Bakati, pendekatan sosiolinguistik

Abstract

 

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan bentuk campur kode, 2) mendeskripsikan bentuk alih kode, dan 3) mengetahui faktor penyebab terjadinya campur kode serta alih kode dalam bahasa Dayak (Bakati) di Desa Tubajur, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk deskriptif, berlatar di Desa Tubajur, dengan sumber data dari tiga informan utama serta masyarakat desa. Teknik pengumpulan data meliputi teknik dokumenter, simak libat cakap, dan wawancara, dengan alat bantu berupa alat perekam, pedoman wawancara, dan kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi metode dan triangulasi sumber, sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Data yang diperoleh menunjukkan terdapat 24 data campur kode yang terdiri dari penyisipan kata bahasa Dayak Bakati (3 data), penyisipan kata bahasa Indonesia (4 data), penyisipan kata ulang bahasa Dayak Bakati (2 data), penyisipan kata tunggal bahasa Indonesia (1 data), penyisipan baster (1 data), dan penyisipan frasa (13 data). Sementara itu, ditemukan 21 data alih kode yang meliputi alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Indonesia (9 data), alih kode bahasa Indonesia dengan bahasa Dayak Bakati (7 data), alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa Inggris (3 data), serta alih kode bahasa Dayak Bakati dengan bahasa gaul/slang (1 data).

Kata kunci : Campur Kode dan Alih kode, Bahasa Dayak Bakati, Pendekatan Sosiolinguistik

 

Abstract

This study aims to: 1) describe the forms of code-mixing, 2) describe the forms of code-switching, and 3) identify the factors causing code-mixing and code-switching in the Dayak (Bakati) language in Tubajur Village, Teriak District, Bengkayang Regency. This study used a descriptive qualitative method, set in Tubajur Village, with data sources from three key informants and the village community. Data collection techniques included documentary techniques, informal discussions, and interviews, with the aid of a recorder, interview guide, and data cards. Data validity was tested through method and source triangulation, while data analysis used an interactive model. The data obtained showed 24 code-mixing items consisting of Dayak Bakati word insertions (3 items), Indonesian word insertions (4 items), Dayak Bakati redundant word insertions (2 items), Indonesian single word insertions (1 item), baster insertions (1 item), and phrase insertions (13 items). Meanwhile, 21 code-switching data were found, including code-switching between Dayak Bakati and Indonesian (9 data), code-switching between Indonesian and Dayak Bakati (7 data), code-switching between Dayak Bakati and English (3 data), and code-switching between Dayak Bakati and slang (1 data).

 

Keywords: Code Mixing and Code-Switching, Dayak Bakati Language, Sociolinguistic Approach

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afifudin, H., & Beni Ahmad Saebani. (2018). Metodologi penelitiankualitatif. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Alimin, A. A. (2016). Analisis Alih Kode dan Campur Kode Tabloid Pulsa Rublik Connect (Kajian Sosiolinguistik).Jurnal Pendidikan Bahasa, 5(1), 1-13.

Alloy, Sujarni, dkk. (2008). Mozaik Dayak: Keberagaman Subsuku dan Bahasa Dayak Di Kalimantan Barat. Pontianak: Institut Dayakologi.

Asip, M. (2023).Hakikat Bahasa Dan Pembelajaran Bahasa

Azwardi. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Darussalam, Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.

Bintara, F.E. Suddhono,K . & purwandi.P.(2017).Alih Kode dan campur Kode Dalam Pembelajaran Di Sekolah Menengah Pertama Kapakpaten Gunung Kidul.Basastra, 5(1), 77-91.

Chaer, A. (2016). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul dan Leonie Agustina, (2016). Sosiolinguistik:perkenalan Awal.

Damayanti, W. (2016).Analisis penggunaan multilingual anak tingkat sekolah dasar di lingkungan Cibaduyut Bandung (Studi Sosiolinguistik).Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (100-110).

Darmadi, H. (2016). Dayak Asal-Usul dan Penyebarannya di Bumi Borneo (1). Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 3(2), 322-340.

Dewa dkk, (2016).Sosiolinguistik Kajian Teori dan Analisis. Yogyakarta: Pustaka Belajar Offset.

Emzir. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: Rajawali Pers.Habiburrahman El-Sirazy. Skripsi Sarjana pada FKIP UNTAN Pontianak: tidak diterbitkan.

Fujiastuti, A. (2017). Ragam Bahasa Transaksi Jual Beli di Pasar Niten bantul. Jurnal Bahastra, 32(1), 15-33.

Ibrahi, (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif : panduan penelitian berserta contoh proposal kualitatif. Bandung: Alfabeta, CV

Mahsun, (2017).Metode Penelitian Bahasa: Tahap Strategi, Metode dan Tekniknya. Jakarta: Rajawi Pers

Marteja, S. (2019).Variasi Bahasa Tukul Arwana di Acara Bukan Empat Mata Trans 7 Dikaji dari Teori Etnografi Komunikasi Dell Hymes. ESTETIK: Jurnal Bahasa Indonesia, 2(2), 89-112.

Miftahul Khairul, 2019. Campur Kode dan Alih Kode Bahasa Dayak Seganan Desa Suka Maju Kecamatan Tanah Pinoh Kabupaten Melawi (Skripsi). Pontianak: IKIP PGRI Pontianak.

Murniati, M., Munaris, M., & Ariyani, F. (2015).Alih kode dan campur kode pada mahasiswa PBSI dan implikasinya. Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 1(1). 1-5

Nawawi.(2012). Metode Penelitian Bidang Sosial.Gadjah Mada university Press:Yogyakarta.

Nengsih, (2021).Alih Kode Dan Campur Kode Bahasa Madura Pada Siswa Kelas VI Sd Islam Darussalam Kecamatan Sunghai Kakap Kabupaten Kubu Raya (Skrsipsi). Pontianak : IKIP PGRI Pontianak.

Simarmata, Mai Yuliastri. (2023). Wujud Variasi Tuturan Batak Tona Binjai:Sebuah Studi Etnolinguistik. Solo: Yayasan Lembaga GUMUN Indonesia.

Sujarweni, V Wiratna. (2014). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustakabarupress.

Suandi, N. (2014). Sosiolinguistik. Yogyakarta: Graha ilmu

Sugiyono, (2018).Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kuliatitatif, dan R dan D. Bandung: Alfabeta, CV.

Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif Bandung: ALFABETA, CV.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif untuk penelitian yang bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Bandung: ALFABETA, CV.

Susmita, N. (2015). Alih kode dan campur kode dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 12 Kerinci. Jurnal Penelitian Universitas Jambi: Seri Humaniora, 17(2), 87-98.

Syamsuddin & Damaianti (2011), Metode Penelitian Pendidikan Bahasa.

Yohana, 2021.Alih Kode dan Campur Kode Pada Masyarakat Dayak Seberuang Desa Nanga Sepauk Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang (skripsi). Pontianak: IKIP PGRI Pontianak.

Zuldafrial. (2012). Penelitian kualitatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Yuliastri Simarmata, M., & Agustina, R. (2026). Dinamika Bahasa Dayak Bakati: Alih Kode dan Campur Kode di Desa Tubajur, Bengkayang. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(1), 67–81. https://doi.org/10.31571/bahasa.v15i1.10863