Hybrid Code Mixing dalam Lirik Lagu "Anak Medan"

Authors

  • Asriaty R Purba Universitas Sumatera Utara
  • Yustina Jindi Lusmiran Simamora Universitas Sumatera Utara
  • Basri Natan Sitanggang Universitas Sumatera Utara
  • Murni Simarmata Universitas Sumatera Utara
  • Dian Berkati Rebeka Purba Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31571/bahasa.v15i1.10960

Keywords:

Campur kode, lirik lagu Anak Medan, sosiolingustik

Abstract

Penelitian ini menelusuri fenomena Campur Kode hybrid pada lirik lagu populer "Anak Medan" oleh Trio Lamtama, yang didefinisikan sebagai penggunaan kombinasi minimal tiga bahasa: Bahasa Indonesia (ID), Batak Toba (DA), dan Bahasa Inggris (EN). Penelitian kualitatif deskriptif ini, biasanya menggunakan kajian sosiolinguistik dengan data lirik yang dikumpulkan melalui metode observasi bebas terlibat cakap (SBLC), bertujuan mengidentifikasi tipe-tipe dan menganalisis peran sosiolinguistik Campur Kode hybrid dalam memperkuat identitas regional seperti dalam lirik lagu 'Anak Medan'. Hasilnya menunjukkan bahwa Campur Kode hybrid signifikan muncul, seperti penambahan istilah 'happy' atau 'main cantik' dalam struktur kalimat Batak/Indonesia/Inggris. Fenomena ini dipicu oleh faktor sosiolinguistik seperti faktor pembicara (menarik perhatian dan menunjukkan status), faktor bahasa (strategi kultural untuk jangkauan audiens lebih besar), dan faktor ekspresi perasaan (menyampaikan emosi, seperti kesetiaan persahabatan). Secara sosiokultural, Campur Kode hybrid berfungsi efektif untuk mempertahankan Bahasa Batak sebagai identitas tradisional, sekaligus menunjukkan modernitas dan keterbukaan melalui Bahasa Indonesia dan Inggris. Makna yang terwujud mencakup elemen emosional (persahabatan tulus) dan budaya, merefleksikan masyarakat Batak masa kini yang menerima unsur eksternal (pengaruh luar) tanpa mengabaikan identitas aslinya. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang model pengelompokan Campur Kode hybrid dan cara lirik lagu mencerminkan identitas yang beragam serta perubahan bahasa sosial yang terjadi di Medan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiana, A., Hadi, S., Hermawan, A., & Sa’diyah, L. (2025). Kajian Sosiolinguistik Campur Kode pada Lirik Lagu “Garam dan Madu” oleh Naykilla dan Tanxi. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 9 (3): 776-787.

Ardiyanti, D. & Setyorini, R. (2018). Analisis campur kode pada lirik lagu Jaran Goyang dipopulerkan oleh Nella Kharisma. Jurnal SAP, 2(3), 255–261.

Azzahraa, S. A., Lukmanb, F., & Sufyanc, A. (2024). Campur kode pada video youtube Al-Aqshagraphy Official “Pertemuan ke-2 Tarbiyah Amaliyah bersama usth. Nida nurfajriah”. Jurnal Aksara, 36(1): 178–193.

Chaer, A. (2010). Sosiolinguistik (Perkenalan). Jakarta: PT Rineka Cipta.

Juariah, Y., Uyun, A., Nurhasanah, O. S., & Sulastri, I. (2020). Campur Kode dan Alih Kode Masyarakat Pesisir Pantai Lippo Labuan (Kajian Sosiolinguistik). Deiksis, 12(03), 327. https://doi.org/10.30998/deiksis.v12i03.5264.

Karimah, U.L.A., Anandi, A.D.R., Pebrianti, E. E., & Kurnia, I. (2023). Analisis Campur Kode Dalam Novel “My Psychopath Boyfriend” Karya Bayu Permana. Jurnal Basataka (JBT), 6(1).

Noviasi, Usop, L.S., Perdana, I., Poerwadi, P., Diman, P., dan Linarto, L. (2022). Campur kode dalam iklan penawaran barang di forum jual beli online facebook kota palangka raya (kajian sosiolinguistik). Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 2(1).

Nuraini, D. J., Purwaka, A., & Perdana, I. (2022). Campur kode youtuber Jang Hansol dalam enam vlog pada kanal youtube Korea Reomit. Tunas: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 7(2): 21–29.

Oktaviani, U.D., Susanti, Y., & Utami, S.D.S. (2022). Analisis campur kode dalam lirik lagu Melayu Sintang Karya Ade Sisbaipandi (Ngah Sis)." Jurnal Kansasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra Indonesia, 7(2): 81-90.

Purba, A.R., Saragih, D. A., Sitompul, Y. S., Hutagalung, A., & Saragih, R. (2025). Variety of languages and identity in the Toba Batak ethnic. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 7(1): 269–278.

Purnama, M.R. & Fadillah, S. M. (2025). Penggunaan Gaya Bahasa dalam Lirik Lagu. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Komunikasi, 1(1), 12–20. https://doi.org/10.62383/studi.v1i4.112.

Purwanto, M. A. (2023). Peristiwa Alih Kode dan Campur Kode di Kolom Komentar Video “Nostalgia Hal-Hal Gila” Youtube Rahmet Ababil Serta Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. SeBaSa, 6(1), 66–81. https://doi.org/10.29408/sbs.v6i1.6612.

Saragih, C. O., Purba, A. R, Saragih, R., Pandiangan, J., & Simarmata, T. M. (2024). Hybrid Code Mixing Dalam Lirik Lagu “Please Sahali Nai.” Jurnal Pendidikan Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.31571/bahasa.v13i2.8527.

Silaban, I., & Mulyadi. (2020). Bentuk, makna, dan fungsi idiom dalam bahasa batak toba. Jurnal Education and Development, 8(1), 352–356.

Warisman Sinaga. (2019). Sikap Generasi Muda Batak dalam Upaya Pemertahanan Bahasa Batak: Kajian Sosiolinguistik. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Art (LWSA), 2(3). https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i2.727.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Purba, A. R., Simamora, Y. J. L., Sitanggang, B. N., Simarmata, M., & Purba, D. B. R. (2026). Hybrid Code Mixing dalam Lirik Lagu "Anak Medan". Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(1), 130–140. https://doi.org/10.31571/bahasa.v15i1.10960