Analisis Perbandingan Cerita Rakyat Si Beru Dayang Etnik Batak Karo dan Page Pulut Etnik Batak Pakpak: Kajian Sastra Bandingan dalam Konteks Pembelajaran Bahasa dan Budaya Lokal
DOI:
https://doi.org/10.31571/bahasa.v14i1.9125Keywords:
cerita rakyat, Batak Karo, Batak Pakpak, sastra bandingan, pendidikan karakter, project based learning, kearifan lokal, peningkatan kreativitas, Songserm Wittaya Mulniti School Thailand.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan dua cerita rakyat dari dua sub-etnis Batak, yaitu Si Beru Dayang dari etnik Karo dan Page Pulut dari etnik Pakpak, melalui pendekatan sastra bandingan. Cerita rakyat merupakan bagian penting dari tradisi lisan yang merefleksikan nilai-nilai moral, norma sosial, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini memanfaatkan analisis struktural dan intertekstual untuk mengkaji unsur tema, tokoh, alur, latar, serta pesan budaya dan pendidikan yang terkandung dalam kedua teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua cerita mengandung pesan-pesan moral seperti pengorbanan, kerja keras, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Selain itu, simbol-simbol budaya dalam cerita juga merepresentasikan identitas dan pandangan hidup masyarakat Batak Karo dan Pakpak. Perbandingan ini mengungkapkan bagaimana nilai-nilai lokal direpresentasikan dalam narasi yang khas dan kontekstual. Oleh karena itu, kedua cerita rakyat ini sangat relevan untuk dijadikan sumber pembelajaran dalam pendidikan bahasa dan sastra, terutama dalam konteks penguatan pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal berbasis kearifan tradisional.
Downloads
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Danandjaja, J. (2019). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
Endraswara, S. (2021). Metodologi penelitian folklor: Konsep, teori, dan aplikasi. Ombak.
Ginting, J. A. (2022). Relevansi nilai-nilai lokal Batak Karo dalam pembelajaran berbasis budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Lokal, 6(2), 134–146.
Marsella, E., Putri, D. M., & Pawiro, M. A. (2021). Nilai budaya dalam legenda Si Beru Dayang sebagai sumber pembelajaran karakter. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 55–67.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Remaja Rosdakarya.
Nöth, W. (1995). Handbook of semiotics. Indiana University Press.
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research & evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
Purba, J. K., Halawa, S., & Ginting, S. B. (2023). Perspektif budaya dalam cerita rakyat Batak: Kajian simbolik. Jurnal Sastra Tradisional, 7(1), 65–78.
Ratna, N. K. (2010). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.
Sihombing, T., & Sembiring, J. (2020). Kearifan lokal dalam cerita Page Pulut masyarakat Batak Pakpak. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Daerah, 5(1), 85–95.
Silaban, C. M. S., & Hadi, W. (2022). Eksistensi cerita rakyat dalam masyarakat adat Batak sebagai media pendidikan moral. Jurnal Bahasa dan Budaya Daerah, 8(1), 89–101.
Spradley, J. P. (2007). Participant observation. Wadsworth.
Subroto, L. H., & Indriawati, T. (2022, August 21). Cerita rakyat dan tradisi lisan etnik Karo. Lontar Budaya.
Suhada, I. (2020). Cerita rakyat Page Pulut: Refleksi nilai moral dan pelestarian budaya lokal Pakpak. Jurnal Bahasa dan Budaya Nusantara, 5(1), 85–95.
Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.
Yanda, G., Surip, M., Prihartini, R., & Lestari, W. F. (2021). Cerita rakyat sebagai bahan ajar dalam penguatan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Multikultural, 7(3), 178–189.
Yetti, E. (2020). Mitos asal-usul padi dalam cerita rakyat Indonesia. Jurnal Kajian Tradisi Lisan, 3(2), 45–59.
Zaim, M. (2020). The role of local folklore in language learning and character building. Journal of Language Teaching and Research, 11(2), 212–219. https://doi.org/10.17507/jltr.1102.09
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
License and Publishing Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and publishing agreement.
Copyright
Authors who publish with Jurnal Pendidikan Bahasa agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.Â
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Download: 209