Pemertahanan Leksikon Budaya dalam Tradisi Sekeme’an pada Bulan Rebbe dan Pasah Masyarakat Madura Pontianak

Authors

  • Matsudi Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Sisilya Saman Madeten Universitas Tanjungpura Pontianak
  • Antonius Totok Priyadi Universitas Tanjungpura Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/bahasa.v14i2.9870

Keywords:

Leksikon Madura, nama bulan, tingkat pemahaman

Abstract

Penelitian ini tentang leksikon dalam tradisi sekeme’an di bulan rebbe dan pasah masyarakat Madura Pontianak. Fokus dengan lima masalah penelitian: bentuk satuan lingual, makna leksikon, tingkat pemahaman leksikon, tingkat pemertahanan, dan model alternatif RPP Bahasa Indonesia dengan materi tentang tradisi. Tujuan penelitian untuk pendeskripsian semua leksikon pada tradisi sekeme’an. Matode deskriptif. Bentuk penelitian kualitatif dan kuantitatif. Data berupa kata-kata dan angka-angka. Sumber data penelitian kualitatif dan kuantitatif. Teknik obeservasi, teknik simak, metode cakap dan teknik pengukuran kuantitatif. Alat pengumpulan data alat utama dan alat pembantu. Teknik analisis menggunakan metode padan. Keabsahan data ketekunan pengamat, kecukupan referensi, dan diskusi teman sejawat. Hasil analisi ditemukan 32 leksikon dibagi menjadi tiga: aktivitas persiapan 14 data leksikon, aktivitas pelaksanaan 15 data leksikon, dan aktivitas penutupan 3 data leksikon. Pada pemahaman leksikon didapatkan G I pada tingkatan aman, kategori G II masih situasi aman, dan G III tingkatan sedang. Tingkat pemertahanan aktivitas pada G I masih tinggi, kategori G II masih situasi aman dalam pengurus dan aktif melaksanakan, dan kategari G III aktif dalam pengurus.dan sedang dalam melaksanakan. RPP sebagai hasil dari penelitian dijadikan sebagai bahan ajar dan diambil berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan untuk diterapkan pada kelas VII semester ganjil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, Wakit. 2014. Etnolinguistik: Teori, Metode, dan Aplikasinya. Universitas Sebelas Maret Surakarta: Jurusan Sastra Daerah Fakultas Sastra dan Seni Rupa.

Aminuddin. 2011. Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

AR, Syamsuddin dan Vismaia S. Damaianti. 2015. Metode Penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Rosda.

Arifin, E. Zaenal. 2013. Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Pustaka Mandiri.

Al-Gayoni, Yusradi Usman. 2012. Ekolinguistik. Jakarta: PangLinge Bekerjasama dengan Research Center For Gayo (RCGF).

Baehaqie, Imam. 2013. Etnolinguistik Telaah Teoritis dan Praktis. Surakarta: Cakrawala Media.

Bawa, I Wayan. 2004. Bahasa dalam Perspektif Kebudayaan. Bali: Penerbit Universitas Udayana.

Chaer, Abdul. 2014. Linguistik Umum. Jakarta: Rinika Cipta.

Duden. 2009. Die Grammatik Unebtbehrlich für richtiges Deutsch. Mannheim: Dudenverlag.

Duranti, Alessandro. 1997. Linguistic Anthropology. New York: Cmbridge Press.

Foley, William. 1997. Anthropological Linguistic And Introduction. New York: Blackwell Publishers.

Ismail, Lalu Muhamad. 2015. Pemertahanan Leksikon Prosesi Adat Perkawinan Masyarakat Lombok Tengah dan Implementasinya dalam Pembelajaran Muatan Lokal di Sekolah: Kajian Ekolinguistik (Tesis). Lombok: Pascasarjana Universitas Qomarul Huda Bagu.

Juwita, Agustina Chandra. 2017. Leksikon Budaya dalam Tradisi Ngarumat Barang Pusaka Di Kabupaten Bandung untuk Bahan Pembelajaran Membaca Bahasan Budaya di SMA” (Tesis). Bandung: Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-13

How to Cite

Matsudi, Madeten, S. S., & Priyadi, A. T. (2025). Pemertahanan Leksikon Budaya dalam Tradisi Sekeme’an pada Bulan Rebbe dan Pasah Masyarakat Madura Pontianak. Jurnal Pendidikan Bahasa, 14(2), 289–306. https://doi.org/10.31571/bahasa.v14i2.9870