Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Diera Digital Studi pada Generasi Z Pada Universitas Pattimura
DOI:
https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10636Keywords:
Pendidikan Kewarganegaraan, Radikalisme, Generasi Z, Era Digital, Literasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam upaya pencegahan radikalisme di era digital pada Generasi Z. Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga memperkuat kemampuan mereka dalam menghadapi dan menolak ideologi radikal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek mahasiswa Universitas Pattimura Ambon yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Informan dipilih karena termasuk Generasi Z yang aktif menggunakan media digital dan mengikuti pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berkontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya radikalisme melalui internalisasi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, demokrasi, hak asasi manusia, toleransi, dan kebhinekaan. Upaya pencegahan yang efektif dilakukan melalui pembelajaran kontekstual, dialogis, dan partisipatif, seperti studi kasus, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, serta experiential learning. Tantangan utama meliputi rendahnya literasi digital, masifnya penyebaran konten radikal di media sosial, dan masih dominannya metode pembelajaran yang bersifat teoritis dan konvensional.
Downloads
References
Fardin dan Fricean Tutuarima. (n.d.). Penguatan Civic Disposition (Watak Kewarganegaraan) di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21 Ambon Dalam Mempersiapkan Generasi Muda di Era Revolusi 5.0.
Gunawan, R. Z., Fatma, &, & Najicha, U. (2022). Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Karakter Moral Pelajar Di Era Modern. Jurnal Kewarganegaraan, 6(1).
Khanaya, H., Silitonga, T., Arini, D., Marsoit, S., Br Naibaho, M. C., Yunita, S., Dosen, P., & Indonesia, M. (2025). Indonesian Journal of Learning Studies Membangun Warga Negara Ideal: Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Indonesia. Indonesian Journal of Learning Studies (IJLS), 5(2), 2025.
Muhamad Mustain Nasoha, A., Riskiya Putri, N., Renata Andyne, Y. R., Nur Aslami, R., & Rindu Az Zahra, A. (2025). Analisis Kritis Peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Mencegah Cyber Radicalism di Kalangan Gen Z (Vol. 2, Number 5). https://litera-academica.com/ojs/litera/
Naeli Rokhmah. (2020). Analisis Terhadap Vlog M Ulil Albab Sebagai Media Untuk Melawan Paham Radikalisme. Jurnal Ilmiah Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Vol. 4 no. 2 (2020).
Ndraha1, W., Pamungkas, A., Maharani, C., Mai, N., Saragih, R., Zhafran Syafiq, M., & Wahyudin, P. (n.d.). Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pilar Anti Radikalisme Dan Ekstremisme.
Nurlaila. (2018). Radikalisme di Kalangan Terdidik. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 1(02), 266–285. Doi: https://doi.org/10.37542/iq.v1i02.19
Permana, I. S., Ngiliyun, A., & Ahmad Subagia, H. (2023). Upaya Meningkatkan Etika Bermedia Digital Bagi Siswa Di SMP PGRI Karangampel. ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 25–30. Doi: https://doi.org/10.61434/adima.v1i1.133
Saryono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Alfabeta.
Setiawan, L., Karya, S., & Kediri, H. (n.d.). Sikap Mahasiswa D3 Keperawatan Terhadap Radikalisme. Retrieved https://journal-mandiracendikia.com/jip-mc
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Thedora Giovani Leftungun, Fricean Tutuarima, Titus Gaite (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan prior to the publication.
Most read articles by the same author(s)
- Azmi Henaulu, Fricean Tutuarima, Aisa Abas, Civic Dipostion dalam Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila SMA Siwalima Ambon , Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan: Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Download: 0







