Toleransi Budaya Sebagai Wujud Sikap Kewarganegaraan Peserta Didik dalam Kegiatan FESTAGALAS
DOI:
https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10690Keywords:
Toleransi Budaya, Pendidikan Kewarganegaraan, FestagalasAbstract
Artikel ini berupaya untuk mengisi celah penelitian mengenai pendidikan kewarganegaraan berbasis pengalaman di luar kelas di SMAN 13 Semarang. Indonesia sebagai negara multikultural memerlukan penguatan nilai toleransi budaya dalam pembentukan sikap kewarganegaraan peserta didik. Namun, pembelajaran toleransi tidak cukup hanya melalui kegiatan di dalam kelas, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih kontekstual dan partisipatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kegiatan FESTAGALAS dalam menumbuhkan toleransi budaya sebagai wujud sikap kewarganegaraan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilakukan di SMAN 13 Semarang. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik, guru, dan panitia kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FESTAGALAS sebagai program berbasis partisipasi siswa mampu menjadi media pembelajaran toleransi budaya melalui keberagaman ekspresi pada empat panggung utama. Kegiatan ini mendorong sikap saling menghargai, kerja sama, serta keterbukaan terhadap perbedaan. Selain itu, siswa juga mengalami peningkatan dalam aspek pengetahuan budaya dan karakter seperti tanggung jawab dan kepercayaan diri. Demikian, FESTAGALAS efektif sebagai implementasi pendidikan kewarganegaraan berbasis pengalaman dalam membentuk peserta didik yang toleran dan berkeadaban.
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna (ed.)). CV. Syakir Media Press.
Haduong, P., Jeffries, J., Pao, A., Webb, W., Allen, D., & Kidd, D. (2024). Who am I and what do I care about? Supporting civic identity development in civic education. Education, Citizenship and Social Justice, 19(2), 185–201.
Hidayah, Y., & Sujastika, I. (2024). Strengthening Civic Disposition to Build Civic Engagement and Political Participation in Civic Education in Indonesia. ASANKA: Journal of Social Science and Education, 5(2), 233–240.
Hoggan-Kloubert, T., & Mabrey III, P. E. (2022). Civic education as transformative education. Journal of Transformative Education, 20(3), 167–175.
Husnullail, M., Risnita, Jailani, M. S., & Asbui. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Riset Ilmiah. Journal Genta Mulia, 15(2), 70–78. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/gm%0ATEKNIK
Japar, M., Fadhillah, D. N., Komin, W., Kardiman, Y., Triyanto, T., & Sarkadi, S. (2022). The implementation of multiculturalism learning model based on local wisdom in civic education. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 19(2), 186–195.
Lestari, D., & Tirtoni, F. (2025). Implementasi Pendidikan Multikultural Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Karakter Toleransi Pada Sekolah Inklusi. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 827–835.
Mahpudz, A., Palimbong, A., & Lande, A. (2020). Menguatkan Nilai Toleransi Mahasiswa Untuk Meneguhkan Jatidiri Sebagai Warga Negara Di Era Global. Journal of Civic and Moral Studies, 5(2), 96–106.
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2018). Qualitative Data Analysis. Jakarta : UI Press.
Mostafa, T. (2020). Do all students have equal opportunities to learn global and intercultural skills at school? OECD Publishing.
Purnama, S. (2021). Implementasi pendidikan multikultural melalui mata pelajaran ppkn untuk mendukung sikap toleransi siswa dalam masyarakat multikultur. Jurnal Basicedu, 5(6), 5753–5760.
Septiana, N. N., Khoiriyah, Z., & Shaleh. (2024). Metode Penelitian Studi Kasus Dalam Pendekatan Kualitatif.
Setiawan, A., Purnomo, P., Marzuki, M., Charismana, D. S., & Zaman, A. R. B. (2024). The implementation of tolerance values through multicultural education program. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 332–341.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sumilih, D. A., Jaya, A., Fitrianingsih, A. D. R., Nugrohowardhani, R. L. K. R., Irawan, E. P., Dirna, F. C., Rachmaningtyas, N. A., Ras, A., Pujiriyani, D. W., & Setyorini, N. (2025). Metode penelitian kualitatif. PT. Star Digital Publishing, Yogyakarta-Indonesia.
UNESCO. (2023). Recommendation on education for peace and human rights, international understanding, cooperation, fundamental freedoms, global citizenship and sustainable development. UNESCO Paris.
Yunita, S., Andini, D. R., Khansa, L., & Nadira, N. (2025). Pendidikan Kewarganegaraan sebagai sistem pendidikan multikultural di Indonesia. Indonesian Journal of Learning Studies, 5(2), 64–68.
Zahroh, N. I., Nasution, L. A., Tazqia, A. D., Faiha, H. A. I., & Nurhayati, D. (2025). Strategi Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif : Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 3(6), 107–118.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ajeng Fayzah Aliyahputri, Tutik Wijayanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan prior to the publication.
Download: 0







