Peran Cenderawasih Pos Sebagai Civic Media: Agen Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menangkal Disinformasi di Papua

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10747

Keywords:

Pendidikan Kewarganegaraan, Disinformasi, Cenderawasih Pos

Abstract

Disinformasi di wilayah rentan konflik seperti Papua memiliki implikasi sosial yang fatal, sebagaimana dibuktikan oleh eskalasi kerusuhan Wamena 2023 akibat penyebaran hoaks. Penelitian ini mengkaji peran strategis Cenderawasih Pos sebagai civic media dalam menangkal disinformasi sekaligus bertindak sebagai agen pendidikan kewarganegaraan (PKn). Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan delapan informan yang terdiri atas redaktur, jurnalis verifikasi, dan tim media sosial Cenderawasih Pos, serta didukung oleh analisis dokumen editorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cenderawasih Pos menjalankan peran civic media melalui tiga mekanisme: (1) membangun civic knowledge, civic skills, dan civic dispositions warga melalui konten diskusi analitis; (2) menerapkan arsitektur editorial anti-disinformasi berlapis; dan (3) mengoptimalkan jangkauan geografis di wilayah terpencil yang tidak terjangkau oleh media nasional. Kendati demikian, efektivitas peran tersebut masih terhambat oleh laju penyebaran hoaks yang asimetris dibandingkan proses verifikasi, keterbatasan sumber daya redaksional, dan rendahnya literasi digital masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi civic media lokal di Papua menuntut intervensi ekosistemik, bukan sekadar penguatan institusional internal media.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (1994). Handbook of qualitative research (N. K. Denzin & Y. S. Lincoln, Eds.). SAGE Publications.

Fatimah Az-zahra, Rouli Br Lumban Batu, Thereza Dwi Ningrum Siburian, & Triya Anggraini. (2025). Kewarganegaraan Digital dan Tantangan Etika Bermedia Sosial di Era Disrupsi Informasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 327–338. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i2.9706

Gordon, E., & Mihailidis, P. (2016). Civic media: Technology, design, practice (E. Gordon & P. Mihailidis, Eds.). MIT Press.

Habermas, J. (1989). The structural transformation of the public sphere: An inquiry into a category of bourgeois society. MIT Press.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Mawara, R. E. (2025). Jurnalisme Etik vs Ujaran Kebencian. Penerbit Widina.

Mawara, R., & Rusli, T. S. (2025). Peran Aparat, Kebijakan Publik, dan Ketimpangan Sumber Daya: Perspektif Mahasiswa PGSD Tentang Konflik HAM di Papua. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 214–224. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i2.9691

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook, Edition 3. Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Putri, D. S., Nurmalis, Y., Sari, D. P., & Saputri, R. Y. (2025). Instructional Design Pendidikan Pancasila dalam Penguatan Moral Character di Era Digital. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 339–350.

Schudson, M. (1998). The good citizen: A history of American civic life. Free Press.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sumule, A., Yoman, A. G. S., Solaiman, A., Kira, B., Astuti, B. S., Laksmi, B. I., & Rusmanta, Y. B. (2024). Membawa Keadilan dan Perdamaian ke Tanah Papua. Unpar Press.

Suriadi, H. (2025). Krisis Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Publik di Era Disinformasi Digital. Journal of Social, Educational and Religious Studies, 1(1), 38–52.

Sutomo, M., Dohamid, A. G., & Timur, F. G. C. (2022). Strategi Pemerintah Indonesia Dalam Menghadapi Pembingkaian Informasi Isu Papua Tahun 2021. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(6), 2149–2158.

Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). INFORMATION DISORDER : Toward an interdisciplinary framework for research and policy making Information Disorder Toward an interdisciplinary framework for research and policymaking.

Widyaningsih, S. N., & Lestari, R. D. (2020). Framing of Online Media News about Riots in Papua (Studies on www.detik.com and www.reuters.com in 2019). Journal Pekommas, 5(1), 81. https://doi.org/10.30818/jpkm.2020.2050109

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Ricky Engel Mawara, & Fikstif Donal Lintong. (2026). Peran Cenderawasih Pos Sebagai Civic Media: Agen Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menangkal Disinformasi di Papua. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 292–304. https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10747