Rekonstruksi Kesadaran Sejarah Melalui Pembelajaran Sejarah Di SMA Perbatasan Kalimantan Barat

Authors

  • Eka Jaya Utama IKIP PGRI PONTIANAK
  • Muhammad Sadikin Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10866

Keywords:

Sejarah Lokal, Sumber Belajar, Pembelajaran Sejarah, Wilayah Perbatasan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan potensi sejarah lokal sebagai sumber belajar bagi siswa SMA di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus ganda (multiple case study) yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Paloh, Kabupaten Sambas, dan SMA Negeri 1 Entikong, Kabupaten Sanggau. Sumber data meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru sejarah, dan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah perbatasan Kalimantan Barat memiliki potensi sejarah lokal berupa situs bersejarah, warisan budaya, tradisi masyarakat, dan peristiwa historis yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap lingkungan sosial-budaya, memperkuat kesadaran sejarah, menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas daerah, serta meningkatkan wawasan kebangsaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, M. Z., dan Nuraeni. (2024). Heritage Diplomacy Indonesia-Belanda dalam Repatriasi." Padjadjaran Journal of International Relations.

Afwan, B., dkk. (2025). Persepsi Guru terhadap Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sejarah. Social Pedagogy. https://doi.org/10.32332/social-pedagogy.v6i2.11519

Agusintadewi, N. K., dkk. (2019). Karakter Arsitektural Bangunan Kolonial sebagai Warisan Budaya Kota Singaraja. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia.

Anwar, S. (2024). Pendidikan Multikultural dalam Pembelajaran Sejarah Lokal. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi. https://doi.org/10.33503/maharsi.v6i1.296

Dalimunthe, S. M., Rambe, M. H., & Dwinta, N. (2025). Solusi krisis pendidikan di daerah 3T: Pendekatan dan inovasi untuk kemajuan. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(1), 1–20. https://doi.org/10.54125/elbanar.v8i1.503

Djono. (2022). Persepsi Guru terhadap Bahan Ajar Sejarah SMA. Dwija Cendekia. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i1.70154

Fahrozi, F., & Sumarlan, S. (2019). Ketimpangan sosial ekonomi masyarakat dalam perspektif pembangunan daerah. Jurnal Sosial Humaniora, 5(2), 112–120.

Fitriany, A. (2020). Pembelajaran Sejarah Berbasis Kearifan Lokal melalui Media Audio Visual. Jurnal Edukasi. https://doi.org/10.51836/je.v6i2.150

Hartati, E. (2018). Pembelajaran sejarah Indonesia berbasis peristiwa-peristiwa lokal di Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang, 9(1), 39–50. https://doi.org/10.37304/jikt.v9i1.5

Herawati, N., Nursarifah, I., Indriani, N., & Sari, N. T. (2025). Peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak berkebutuhan khusus dan dampaknya terhadap anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 15779–15783. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.2811

Kollo, M., dkk. (2024). Persepsi Guru Sejarah terhadap Pendidikan Multikultural." Ciencias Journal. https://doi.org/10.70942/ciencias.v7i2.173

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya. ISBN 979-514-051-5

Muhtarom, H. (2022). Pembelajaran Sejarah Abad 21 Berbasis Sejarah Lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jps/article/view/21195

Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Aplikasi Disertai Contoh Proposal. Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UPN “Veteran” Yogyakarta Press. ISBN 978-623-7840-32-9

Nurdiansyah. (2021). Pemanfaatan Sejarah Lokal sebagai Sumber Belajar untuk Mengembangkan Kesadaran Sejarah Siswa. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran 4(2). https://doi.org/10.30605/jsgp.4.2.2021.1341

Pambudi, D. I., & Kuswono, K. (2022). Pengembangan e-modul sejarah kemerdekaan Indonesia untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 4 Metro. SWARNADWIPA, 4(2), 92. https://doi.org/10.24127/sd.v4i2.1979

Pramono, W. T., dkk. (2026). Tangible Cultural Heritage Revitalization of Lasem. Warisan Journal.

Romadi, R., & Kurniawan, G. F. (2017). Pembelajaran sejarah lokal berbasis folklore untuk menanamkan nilai kearifan lokal kepada siswa. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 11(1), 79–94. https://doi.org/10.17977/um020v11i12017p079

Sari, N. C., dkk. (2017). Persepsi Siswa terhadap Pembelajaran Sejarah Kurikulum 2013. Widya Winayata. https://doi.org/10.23887/jjps.v5i2.5312

Skober, T. R. (2023). Meningkatkan kesadaran multikultur pada siswa melalui pembelajaran sejarah lokal Kota Garut. Midang, 1(2), 52–59. https://doi.org/10.24198/midang.v1i2.46156

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sulistyo, W. D., Khakim, M. N. L., Jauhari, N., Dewanti, M. A., & Setyawan, A. D. (2021). Implementasi aplikasi model pembelajaran “Jelajah Situs Air Malang Raya" untuk menumbuhkan kesadaran sejarah lokal dan upaya pelestarian situs sejarah bagi siswa SMKN 2 Singosari. Jurnal Artefak, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.25157/ja.v8i1.4124

Wasino. (2009). Mengembangkan pembelajaran sejarah lokal dalam perspektif multikultural. Paramita: Historical Studies Journal, 19(1), 114–124. https://doi.org/10.15294/paramita.v19i1.1066

Widari, D. A. D. S. (2023). The Utilization of Colonial Heritage in Tourism Development. Mudra Journal.

Wiyanarti, E., N. Supriatna, dan M. Winarti. (2020). Pengembangan Sejarah Lokal sebagai Sumber Pembelajaran Kontekstual. FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah 9(1). https://doi.org/10.17509/factum.v9i1.21666

Yuhardi, dan D. Meri. (2022). Pembelajaran Sejarah Bermuatan Sejarah Lokal. Kaganga Journal. https://doi.org/10.31539/kaganga.v5i2.4302

Yusa Djuyandi, Luthfi Hamzah Husin, & Mustabsyirotul Ummah Mustafa. (2023). Identitas daerah perbatasan dan eksistensi negara di Kalimantan Barat. Bandung: Universitas Padjadjaran.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Utama, E. J., & Muhammad Sadikin. (2026). Rekonstruksi Kesadaran Sejarah Melalui Pembelajaran Sejarah Di SMA Perbatasan Kalimantan Barat. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 363–380. https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10866