Meja Makan Sebagai Ruang Diplomasi Nilai Orang Tua dalam Pendidikan Demokrasi di Lingkungan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i2.9096Keywords:
Interaksi Orang Tua dan Anak, Pendidikan Demokrasi, Ruang Diplomasi KeluargaAbstract
Penelitian ini mengkaji peran meja makan sebagai ruang diplomasi keluarga sebagai praktik keseharian di ranah domestik berkontribusi terhadap pembentukan karakter demokratis anak dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi pada keluarga Santoso di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis jurnal reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meja makan berfungsi sebagai arena dialogis yang menumbuhkan nilai partisipasi, musyawarah, keadilan, dan empati, dengan peran orang tua sebagai fasilitator demokratis. Nilai-nilai ini terbukti ditransfer ke lingkungan sekolah melalui kemampuan anak dalam berdiskusi dan menyelesaikan konflik secara konstruktif. Temuan ini memperkuat teori demokrasi pragmatis John Dewey serta menegaskan relevansi nilai gotong royong sebagai basis budaya demokrasi Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan konsistensi waktu makan bersama, penerapan budaya musyawarah dalam keluarga, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua untuk memperkuat pendidikan demokrasi informal di era masyarakat urban dan multikultural.
Downloads
References
Afifah, K. R., & Mukhli, N. A. (2024). Strategi yang relevan dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan jenjang sekolah dasar. Ganesha Civic Education Journal, 6(2), 161–168. https://doi.org/10.23887/gancej.v6i2.4981
Alamy, A. M., R. Rahmawati, N. Nurhasanah, and S. Sulastri. (2024). Kurikulum meja makan: Upaya aktualisasi gen-z menuju Indonesia emas 2045 menurut perspektif al-qur'an. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan 3 (02): 77-86. https://doi.org/10.15408/tadabbur.v3i02.43256.
Anton, A., Alfauziyyah, L. L., Aulia, N. D., & Hikmah, I. N. (2024). Peran pendidikan multikultural dalam meningkatkan kepedulian sosial siswa. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 1(5), 8774–8780.
Auliarrahma, N. I., C. Solihah, Y. Yulianah, and A. Mulyana. (2024). Orientasi pembentukan karakter individu yang beretika: Peran strategis keluarga. Jurnal Parenting Dan Anak 1 (3): 14-24. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i3.335.
Cahyati, B. S., F. A. Zahra, N. Naima, and N. Hasanah. (2024). Menjadi generasi maju dengan memahami demokrasi, pancasila dan UUD 1945 dalam konteks Indonesia. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9 (1): 687-693. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i1.1192.
Darna, N. (2023). Peran keluarga dalam pendidikan karakter anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7 (3): 3619-3629. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4800.
Devianti, R., and S. L. Sari. (2020). Urgensi analisis kebutuhan peserta didik terhadap proses pembelajaran. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu-Ilmu Keislaman 6 (1): 21-36. https://ejournal.stai-tbh.ac.id/al-aulia/article/view/189.
Dwistia, H., S. Sindika, H. Iqtianti, and D. W. Ningsih. (2025). Peran lingkungan emosional anak keluarga dalam perkembangan. Jurnal Parenting dan Anak 2 (2): 1-9. https://doi.org/10.47134/jpa.v2i1.1164.
Dwistia, H., Sindika, S., Iqtianti, H., & Ningsih, D. W. (2025). Peran lingkungan keluarga dalam perkembangan emosional anak. Jurnal Parenting dan Anak, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.47134/jpa.v2i1.1164
Fatmawati, R. F., R. Rahmadian, S. A. Lestari, and U. Hasanah. (2022). Pendidikan anak dalam keluarga. Jurnal Bunga Rampai Usia Emas 8 (1): 53-62. https://doi.org/10.24114/jbrue.v8i1.34959.
Gandara, Y., and M. Zulkifli. (2021). Urgensi pembelajaran nilai berbasis sosial media untuk menumbuhkan keadaban kewarganegaraan. Jurnal Educatio FKIP UNMA 7 (3): 713-723. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1161.
Hadinatha, M. F. (2018). Jejak pragmatisme dalam politik di Indonesia (era 2009–2017). Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam 16 (2): 180-205. https://doi.org/10.21111/klm.v16i2.2872.
Hadiyati, A. R., and A. Afandi. (2024). Hegemoni meja makan: Membentuk pragmatisme pemahaman pada masyarakat melalui makanan. Lentera: Journal of Gender and Children Studies 4 (2): 330-343. https://doi.org/10.26740/lentera.v4i2.33926.
Harandian, K., Necsa, B., Barnett, T. A., & Pagani, L. S. (2024). Family meal environment differentially conditions the prospective association between early childhood screen time and key social relationships in adolescent girls. Children, 11(2), 145. https://doi.org/10.3390/children11020145
Harmadi, M. (2019). Metafora 'meja makan' sebagai upaya membangun toleransi di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4 (1): 99-110. https://doi.org/10.30648/dun.v4i1.193.
Haryanti, N. D., Y. Ratnasari, and L. A. Riswari. (2023). Strategi penanaman karakter toleransi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP Unma 9 (2): 1167-1175. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.5014.
Hemay, I., I. Abubakar, and C. S. Bamualim. (2020). Revitalisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan anak muda milenial Indonesia. Jakarta: Badan Pengkajian MPR RI.
Herdiyana, A. (2025). Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Karakter 12 (1): 45-56. https://doi.org/10.21831/jpk.v12i1.5432.
Heryanto, B. (2021). Diskusi keluarga dan kesadaran politik anak. Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan 8 (2): 112-125. https://doi.org/10.18196/jgp.v8i2.9876.
Ilyasir, F. (2020). Pendidikan demokratis di era revolusi industri 4.0. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi 7 (1): 60-69. https://doi.org/10.21831/jppfa.v7i1.25998.
Indah, A. V. (2020). Diskriminasi pendidikan di Indonesia: Analisis teori demokrasi pendidikan Islam. Inspiratif Pendidikan 9 (2): 175-186. https://doi.org/10.24252/ip.v9i2.17641.
Indramawan, A. (2020). Pentingnya pendidikan karakter dalam keluarga bagi perkembangan kepribadian anak. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam 1 (1): 112-130. https://doi.org/10.53429/j-kis.v1i1.122.
Juanda, J. (2019). Pendidikan kewarganegaraan sebagai sarana pembelajaran demokrasi di sekolah: Suatu alternatif pembelajaran yang demokratis. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 3 (1): 35-44. https://doi.org/10.31571/pkn.v3i1.1102.
Koswara, N. D., and A. Rahmat. 2017. Implementasi budaya demokrasi untuk membentuk civic disposition pada Himpunan Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan IKIP-PGRI Pontianak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 7 (2): 217-228. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/kewarganegaraan/article/view/217-228.
Kurniawati, U. M., and M. Maemonah. (2021). Analisis hierarki kebutuhan Maslow dalam pembelajaran daring anak usia dasar: Analisis jurnal sinta 2 sampai 6. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam 8 (1): 51-65. https://doi.org/10.24252/auladuna.v8i1a5.2021.
Laudya, D. S. (2025). Dampak polarisasi media sosial terhadap hak kelompok minoritas dalam menyampaikan pendapat. RIGGS, 4(2), 1544–1550. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.705
Lesilolo, H. J. (2019). Penerapan teori belajar sosial Albert Bandura dalam proses belajar mengajar di sekolah. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 4 (2): 186-202. https://doi.org/10.37196/kenosis.v4i2.67.
Lickona, T. (2022). Pendidikan karakter dalam keluarga dan sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter 10 (2): 78-92. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i2.4567.
Malika, D. A., A. Pamungkas, L. N. Latifah, N. Salsabilla, and R. Amilia. n.d. Membedah implementasi nilai-nilai Pancasila di berbagai tingkat kehidupan sosial: Keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara. https://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Article-36859-5_1037.
Mnune, O. P. D., and Y. A. Saingo. (2023). Karakter jujur sebagai aktualisasi nilai Pancasila. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu 2 (4): 2097-2106. https://melatijournal.com/index.php/Metta/article/view/482.
Octavia, E., and M. A. Rubei. (2017). Peran dosen program studi PPKn dalam mengembangkan budaya demokrasi Pancasila dalam pemilu serentak tahun 2019. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 7 (2): 67-78. https://doi.org/10.31571/pkn.v7i2.543.
Pulungan, Z. M., Pratiwi, S. A., Ayura, P. A., Ibra, Z. N., Mufidah, R., Manurung, O. A., & Yunita, S. (2024). Pendidikan demokrasi di Indonesia. Ar-Raudah: Jurnal Pendidikan dan Keagamaan, 2(3), 81–89. https://doi.org/10.61891/ar-raudah.v2i3.347
Purmintasari, Y. D. (2022). Revitalisasi nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme pada generasi muda untuk menyongsong generasi emas 2045 (studi kasus mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak). Jurnal Sangkala 4 (1): 21-30. https://doi.org/10.62734/js.v4i1.582.
Putra, I. A., C. Darmawan, and S. Syam. (2018). Pola asuh otoriter-demokratis dalam menanamkan pendidikan anti korupsi. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi 8 (1): 456-467. https://doi.org/10.17509/sosietas.v8i1.12504.
Putra, R. (2023). Pola pengasuhan orang tua dan peran guru dalam pendidikan awal anak. Al-Marsus: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 1 (1): 1-15. https://doi.org/10.30983/al-marsus.v1i1.6414.
Putri, D. A., and M. Silitonga. (2023). Praktik baik demokrasi berkarakter melalui projek profil pelajar Pancasila di SMA Gadjah Mada Kota Medan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan 13 (2): 145-156. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/kewarganegaraan/article/view/7639.
Rahma, M., A. L. H. Saragih, E. Meilani, F. Siregar, N. A. Heriani, and W. M. Siregar. (2024). Menumbuhkan tunas demokrasi sejak dini: Inovasi pembelajaran PKn di SDN 106813 Amplas untuk meningkatkan keterlibatan siswa kelas 3. Jurnal Intelek Insan Cendikia 1 (4): 339-345. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/417.
Rusdin, R. B. (2020). Komunikasi politik Jokowi melalui diplomasi di meja makan. Kinesik 7 (2): 133-141. https://doi.org/10.22487/ejk.v7i2.118.
Salma, S. (2024). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan karakter anak. Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, Dan Pengajarannya 3 (1): 101-108. https://doi.org/10.55606/protasis.v3i1.142.
Soesatyo, B. (2024). Strategi empat pilar kebangsaan bagi pembangunan generasi muda dalam menyongsong bonus demografi dan implikasinya terhadap ketahanan sosial Kepulauan Riau. Jurnal Ketahanan Nasional 30 (1): 43-66. https://doi.org/10.22146/jkn.94857.
Subagia, I. W. (2021). Peran keluarga dalam pendidikan karakter anak. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 15 (2): 145-158. https://doi.org/10.24832/jpk.v15i2.432.
Sudarsana, W. (2025). Landasan pendidikan karakter. In Bunga rampai pendidikan karakter: Membangun karakter di tengah perubahan zaman, 13-28. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sundari, A., and D. Harahap. (2024). Tradisi makan bersama berhadap-hadapan pada masyarakat Melayu Batubara (analisis kearifan lokal dalam kehidupan sosial etnik Melayu). JSEH (Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora) 10 (2): 234-245. https://doi.org/10.29303/jseh.v10i2.554.
Sutalhis, M., & Novaria, E. V. A. (2023). Pembelajaran multikultural: Memahami diversitas sosiokultural dalam konteks pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 1(3), 112–120.
Syamsuddin, A. B. (2018). Cahaya hidup pengasuhan keluarga (fungsionalisme struktural dan interaksionisme simbolik). Jakarta: BuatBuku.com.
Tabi'in, A. (2020). Pola asuh demokratis sebagai upaya menumbuhkan kemandirian anak di Panti Asuhan Dewi Aminah. KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education 3 (1): 30-42. https://doi.org/10.24014/kjiece.v3i1.9581.
Warini, S., Y. N. Hidayat, and D. Ilmi. (2023). Teori belajar sosial dalam pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal 2 (4): 566-576. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i4.181.
Wattimena, D., and A. J. Latuihamallo. (2024). Tradisi meja makan sebagai media komunikasi interpersonal dalam keluarga. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 7 (10): 11129-11134. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i10.6115.
Witono, A., and G. Ramadhan. (2022). Komunikasi antar pribadi anggota keluarga pada makan malam (studi fenomenologi pada public speaker di Kota Banjarmasin). Al-Kalam: Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen 9 (2): 154-169. https://doi.org/10.31602/al-kalam.v9i2.6895.
Zuchdi, D. 2023. Humanisasi pendidikan: Menemukan kembali pendidikan yang manusiawi. Jakarta: Bumi Aksara.
Zuhdi, R. 2024. Dasar-dasar ilmu pendidikan. Edited by A. F. Qohar and A. F. Rohman. Bandung: PT Penerbit Qriset Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Widyawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan prior to the publication.
Download: 60







