Pacu Jalur Sebagai Identitas Budaya Lokal: Studi Etnografi di Kabupaten Kuantan Singingi
DOI:
https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i2.9764Keywords:
Pacu Jalur, Identitas Budaya, Etnografi, Nilai SosialAbstract
Pacu Jalur merupakan tradisi lomba perahu panjang khas Kuantan Singingi, Riau, yang diwariskan antargenerasi dan menjadi penanda identitas budaya masyarakat setempat. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai perlombaan, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat relasi sosial serta menanamkan nilai gotong royong, solidaritas, religiusitas, dan kebersamaan. Meski memberi dampak ekonomi melalui peningkatan wisata, kajian mendalam mengenai makna budaya dan nilai sosialnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengungkap Pacu Jalur sebagai simbol identitas budaya dengan menggunakan metode kualitatif berpendekatan etnografi. Informan dipilih secara purposive, meliputi tokoh adat, pembuat jalur, peserta, panitia, dan masyarakat. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi arsip, kemudian dianalisis dengan reduksi, penyajian, dan verifikasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa Pacu Jalur berkembang dari alat transportasi menjadi tradisi sarat nilai sosial dan spiritual yang juga berdampak ekonomi. Tantangan seperti berkurangnya minat generasi muda dan biaya perawatan menegaskan perlunya pelestarian berbasis masyarakat, pemerintah, dan pendidikan budaya.
Downloads
References
Ananda, Annisa Rizki, Yohanes Kristianto, dan Yayu Indrawati. (2024). Management Strategy for Pacu Jalur Event as a Cultural Tourism Attraction in Kuantan Singingi Regency, Riau Province. Asian Journal of Management Entrepreneurship and Social Science 4 (4): 231–46. https://doi.org/10.63922/ajmesc.v4i04.1079.
Ananda, Novia, dan Meyniar Albina. (2025). Kajian Metode Etnografi untuk Penelitian di Bidang Pendidikan. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 2 (4): 368–79. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i4.5304.
Asikin, Alis. (2021). Social Cohesion of Local Wisdom for Plural Communities. International Journal Ihya’ ’Ulum al-Din 23 (2): 210–23. https://doi.org/10.21580/ihya.23.2.8261.
Askodrina, Hijriadi. (2021). Penguatan Kecerdasan Perspektif Budaya dan Kearifan Lokal. Al-Ihda’ : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran 16 (1): 619–23. https://doi.org/10.55558/alihda.v16i1.52.
Aulia, Fauzan. (2015). Pacu Jalur Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Jom Fisip 2 (2): 1–12. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFSIP/article/view/6903.
Ayu, Niken Aurora Citra, dan Laudia Sinta Bela. (2023). Perubahan Pola Pikir Generasi Muda Terhadap Budaya Tradisional Indonesia dalam Perspektif Global. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa dan Sastra 3 (3): 26–31. https://doi.org/10.69957/tanda.v3i03.1884.
Bakri, Ahmad. (2022). Nilai Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2 (4): 165–70. https://doi.org/10.56393/decive.v2i4.1665.
Chairani, Sri, Ria Asmeri Jafra, dan Dian Meliza. (2022). Tradition of Pacu Jalur in Kuantan Singingi. Lakhomi Journal Scientific Journal of Culture 3 (3): 122–31. https://doi.org/10.33258/lakhomi.v3i3.756.
Dai, Fadhliyah H, dan Ramoend Manahung. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Suku Bajo Studi Etnografi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Pada Praktek Ritual Keagamaan di Desa Bajo Kecamatan Tilamuta. PEKERTI: Jurnal Pendidikan Islam dan Budi Pekerti 1 (1): 41–57. https://doi.org/10.58194/pekerti.v2i1.1267.
Dewi, Adinda Tri Rahma, Aisha Nurul Aini, Indah Sania, Nu’ma Zhilal Azizah, Yolanka Nurpadilah, dan Supriyono Supriyono. (2024). Rendahnya Minat pada Budaya Lokal di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai 8 (2): 23642–49. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/15479.
Febryan, Daffaa, Muhammad Yahya, Farhan Alhu Linadri, Fadilla Saputri, Delmira Syafrini, dan Desy Mardhiah. (2025). Tradisi Pacu Jalur Terhadap Perekonomian dan Pariwisata di Kabupaten Kuantan Singingi. In Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial, 2:62–70. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i1.95.
Haris, Abdul, dan Ulyan Nasri. (2023). Studi Etnografi tentang Pendidikan Nilai dalam Adat Pasaji Ponan di Sumbawa. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 8 (2): 1278–85. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i2.2389.
Hariyanto, Gebby Amara Putri Sugeng, Mairoza, Ajeng Ayun Dining Utami, Ramadhani Adinda Salsabilla, Yashinta Khairani, dan Ilham Hudi. (2025). Menghidupkan Tradisi Pacu Jalur Kebanggaan Kuantan Singingi melalui Sosialisasi Edukatif di SDN 6 Pekanbaru: Melestarikan Warisan, Menanamkan Identitas Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa 3 (5): 1815–23. https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index.
Hasbullah. (2015). Kabupaten Kuantan Singingi (Kajian Terhadap Tradisi Maelo). Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 7 (2): 177–93. https://doi.org/10.24014/trs.v7i2.1429.
Intansari, Hasvina. (2024). Strategi Pengembangan Festival Budaya Pacu Jalur Menuju Event Nasional di Kuantan Singingi Riau. Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) 3: 109–19. https://doi.org/10.36441/snpk.vol3.2024.212.
Ishami, Nur, Azura Azura, Ayu Nurkhasanah, Nurjanah Nurjanah, Sonia Sonia, dan Cut Raudhatul Miski. (2025). Menggali Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Identitas Budaya Riau. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi 7 (2): 1–12. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i2.1618.
Kamilah, Intan Putri, Nindya Destri Nur Rizkya, Siti Fatimah, dan Hendri Marhadi. (2025). Nilai Sosial dalam Tradisi Pacu Jalur di Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi. JISBI: Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya Indonesia 3 (1): 73–79. https://doi.org/10.61476/vzmy7003.
Kavanaugh, Philip R, dan R. J Maratea. (2019). Digital Ethnography in an Age of Information Warfare: Notes from the Field. Journal of Contemporary Ethnography 49 (1): 3–26. https://doi.org/10.1177/0891241619854123.
Krisnawati, Septi Dwi, Ulwan Syafrudin, dan Renti Oktaria. (2023). Studi Etnografi Tari Sigeh Pengunten sebagai Warisan Budaya Lampung di Lembaga PAUD. Jurnal Pena Paud 4 (1): 88–94. https://doi.org/10.33369/penapaud.v4i1.28272.
Lestari, Stenyke Claudia Ayu, Aloysius Liliweri, dan Maria Yulita Nara. (2022). Studi Etnografi Komunikasi Ritual Adat Tiba Meka pada Masyarakat Wae Rebo Kecamatan Satar Mese Barat Kabupaten Manggarai. Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi 2 (2): 210–26. https://doi.org/10.59895/deliberatio.v2i2.46.
Maharani, Tidi, dan Citra Raflesia. (2023). Tradisi Pacu Jalur sebagai Penguat Nilai-Nilai Karakter. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora 6 (2): 467–72. https://doi.org/10.31539/kaganga.v6i2.7689.
Mahmudah, Mahmudah, dan Tamjid Noor. (2023). “Internalisasi Nilai Multikultural pada Pola Asuh Anak Urang Banjar (Studi Etnografi Di Kabupaten Tanah Bumbu Dan Batola). Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah 7 (1): 443–57. https://doi.org/10.35931/am.v7i1.1927.
Mailendra, Mailendra, dan Imam Buchori. (2019). Kerusakan Lahan Akibat Kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sekitar Sungai Singingi Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota 15 (3): 174–88. https://doi.org/10.14710/pwk.v15i3.21304.
Najwa, Aaliyah, Ilham Hudi, Mukhti Zari Pertama, Aurel Salli Sabrina, Hilmanatul Ulya, Amelya Dinda Syahira, Gafran Ahmad Maulana, dan Zahra Devina. (2025). Sosialisasi Kearifan Lokal Pacu Jalur dari Teluk Kuantan di SMA Negri 12 Pekanbaru. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial 10 (7): 61–70. https://doi.org/10.9963/ky3cpr71.
Niman, Erna Mena, Marianus mantovani Tapung, Zepisius Rudiyanto Eso Ntelok, dan Hieronimus Canggung Darong. (2023). Kearifan Lokal dan Upaya Pelestarian Lingkungan Air: Studi Etnografi Masyarakat Adat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya 13 (1): 1–16. https://doi.org/10.17510/paradigma.v13i1.1160.
Prayoga, Dimas, dan Noor Efni Salam. (2025). Makna Ritual Mambuek Jaluar Pada Tradisi Pacu Jalur Kabupaten Kuantan Singingi (Studi Pada Jalur Desa Koto Taluk). Jurnal Pendidikan Tambusai 9 (2): 22805–10. https://doi.org/10.31004/jptam.v9i2.30231.
Putra, Edi Susrianto Indra. (2019). Tradisi Pacu Jalur Masyarakat Rantau Kuantan (Studi Nilai-nilai Budaya Melayu dalam Olahraga Tradisional di Kabupaten Kuantan Singingi). JOI: Jurnal Olahraga Indragiri 2 (2): 27–56. https://ejournal-fkip.unisi.ac.id/joi/article/view/520.
Ramdhani, Ashary, dan Khaerul Wahidin. (2022). Tradisi Keislaman dalam Penguatan Nilai Kearifan Lokal di Era Disrupsi. JDPP: Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran 10 (1): 134–46. https://doi.org/10.24269/dpp.v10i1.6217.
Rezhi, Khodijah, Leli Yulifar, dan Muhammad Najib. (2023). Memahami Langkah-Langkah dalam Penelitian Etnografi dan Etnometodologi. Jurnal Artefak 10 (2): 271–76. https://doi.org/10.25157/ja.v10i2.10714.
Windiani, dan Nurul Farida. (2016). Menggunakan Metode Etmografi dalam Penelitian Sosial. Dimensi: Journal of Sociology 9 (2): 87–92. https://doi.org/10.21107/djs.v9i2.3747.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fiona Deanovans, Putri Dayani Ginting, Siti Mey Listianti, Teguh Adzuri, Ummi Maulinda Sari, Vino Ramadhan, Hambali, Abdur Rahman Hakim (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors should sign the copyright transfer agreement when they have approved the final proofs sent by Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan prior to the publication.
Download: 161







