PERAN BUDAYA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL DALAM KONTEKS MASYARAKAT LINTAS BATAS INDONESIA–MALAYSIA STUDI KOLABORATIF INDONESIA–UNIMAS

Authors

  • norsidi Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/sosial.v12i2.10941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik budaya masyarakat lintas batas Indonesia–Malaysia, mengkaji peran budaya dalam membentuk dan mempertahankan identitas nasional, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penguatan dan perubahan identitas nasional, serta merumuskan model penguatan identitas nasional berbasis budaya lokal. Penelitian dilaksanakan melalui kerja sama antara Universitas PGRI Pontianak dan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) dengan pendekatan Geografi Budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lintas batas memiliki kesamaan bahasa, adat istiadat, sistem kekerabatan, tradisi, dan aktivitas sosial budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Budaya berperan sebagai media pewarisan nilai kebangsaan dan penguat identitas kolektif. Penguatan identitas nasional dipengaruhi oleh globalisasi, mobilitas lintas batas, pendidikan, media digital, hubungan kekerabatan, kebijakan pemerintah, dan pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menghasilkan model penguatan identitas nasional berbasis budaya lokal yang menempatkan budaya sebagai fondasi utama dalam membangun kesadaran kebangsaan masyarakat perbatasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abrams, D., & Travaglino, G. A. (2023). Social identity processes and collective behavior in contemporary societies. Current Opinion in Psychology, 52, 101635. https://doi.org/10.1016/j.copsyc.2023.101635

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Dragolov, G. (2021). Cultural cohesion and social integration in contemporary societies. Social Indicators Research, 156(2), 415–432. https://doi.org/10.1007/s11205-021-02662-3

Faist, T. (2021). Transnational mobility and the transformation of social spaces. Journal of Ethnic and Migration Studies, 47(15), 3483–3500. https://doi.org/10.1080/1369183X.2020.1817875

Hall, S. (2020). Cultural identity and diaspora: Contemporary perspectives on identity formation. In P. Williams (Ed.), Identity and cultural studies (pp. 110–128). Routledge.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Medeiros, E. (2021). Territorial cohesion and border studies: Concepts, policies and practices. European Planning Studies, 29(6), 1051–1068. https://doi.org/10.1080/09654313.2020.1817867

Mitchell, D. (2020). Cultural geography: A critical introduction (3rd ed.). Wiley-Blackwell.

Robertson, R. (2020). Globalization: Social theory and global culture (Revised ed.). Sage Publications.

Smith, A. D. (2021). National identity. University of Nevada Press.

Sohn, C. (2022). Cross-border integration and identity formation in border regions. Borders in Globalization Review, 3(2), 45–59. https://doi.org/10.18357/bigr32202220418

Yuval-Davis, N. (2022). Belonging, identity and citizenship in contemporary societies. Patterns of Prejudice, 56(4), 321–337. https://doi.org/10.1080/0031322X.2022.2109157

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar ilmu antropologi (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Kusmaryanto, C., & Haryono, E. (2021). Dinamika budaya masyarakat perbatasan Indonesia–Malaysia dalam perspektif geografi budaya. Jurnal Geografi, 18(2), 145–158.

Suryadinata, L. (2021). Identitas nasional dan tantangan globalisasi di kawasan Asia Tenggara. Jurnal Hubungan Internasional Indonesia, 10(1), 25–39.

Nugroho, A., & Sulastri, E. (2022). Pelestarian budaya lokal sebagai penguat identitas nasional di wilayah perbatasan. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 24(3), 287–301.

Rahman, M., & Abdullah, N. (2023). Cross-border cultural interaction and identity among border communities in Indonesia and Malaysia. International Journal of Social Sciences, 12(4), 66–78.

Yusoff, M., & Karim, H. (2024). Cultural heritage and national identity in border communities of Sarawak. Journal of Southeast Asian Studies, 55(1), 89–105.

Downloads

Published

2025-08-29

How to Cite

norsidi, N. (2025) “PERAN BUDAYA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL DALAM KONTEKS MASYARAKAT LINTAS BATAS INDONESIA–MALAYSIA STUDI KOLABORATIF INDONESIA–UNIMAS”, Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 12(2), pp. 169–181. doi: 10.31571/sosial.v12i2.10941.