Pengembangan Motor Agility Training Models pada Permainan Hadang Berbasis Continous Optimization Algorithms

Authors

  • Nevi Hardika Universitas PGRI Pontianak
  • Buchari Buchari Universitas PGRI Pontianak
  • Anang Qosim Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpo.v15i1.10901

Keywords:

Kelincahan, Permainan Hadang, Optimasi Kontinu, Analisis Real, Pengembangan Model Latihan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Agility Training Models (model latihan kelincahan) pada permainan tradisional Hadang yang terintegrasi dengan Continous Optimization Algorithms untuk menentukan lintasan gerak paling efisien, sekaligus menguji tingkat kevalidan dan keefektifannya dalam meningkatkan performa motorik atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/RnD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Proses validasi dilakukan oleh tim ahli di bidang olahraga dan matematika terapan, sedangkan uji coba lapangan menerapkan desain eksperimen menggunakan paired sample t-test dengan melibatkan 40 subjek kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil validasi ahli (expert validation) mencapai rata-rata skor kelayakan sebesar 92%, sehingga model latihan dikategorikan "Sangat Valid" (Excellent); (2) Uji coba lapangan secara signifikan berhasil meningkatkan kecepatan reaksi (dari 1,62 detik menjadi 1,32 detik) dan efisiensi langkah kaki atau footwork (dari skor 65,40 menjadi 77,50) sebesar 18,5% dibandingkan metode tradisional; (3) Analisis data mengonfirmasi bahwa continuous trajectory approach di dalam algoritma terbukti efektif mengurangi disipasi atau pemborosan energi atlet pada area sudut dan batas tajam lapangan Hadang. Simpulan dari penelitian ini adalah model latihan kelincahan berbasis algoritma optimasi kontinu valid dan efektif dalam memodernisasi metode latihan pada permainan Hadang secara ilmiah, terukur, dan berbasis data.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and Methodology of Training (6th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Borg, W. R., & Gall, M. D. (2003). Educational Research: An Introduction (7th ed.). New York: Longman.

Husmedi, K. (2012). Standardisasi dan Peraturan Permainan Olahraga Tradisional Hadang. Jakarta: Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI.

Mulyani, S. (2016). Permainan Tradisional sebagai Sarana Pengembangan Kemampuan Motorik Anak. Yogyakarta: Kanisius.

Richey, R. C., & Klein, J. D. (2007). Design and Development Research: Methods, Strategies, and Issues. New York: Routledge.

Sheppard, J. M., & Young, W. B. (2006). Agility literature review: Classifications, training and testing. Journal of Sports Sciences, 24(9), 919-932.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharno HP. (1993). Metodologi Melatih Olahraga. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.

Sukadiyanto. (2011). Pengantar Teori dan Metodologi Melatih Fisik. Yogyakarta: Lubuk Agung.

Sukamti, K. (2007). Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Kebugaran Jasmani dan Keterampilan Motorik. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 5(2), 112-125.

Sukmadinata, N. S. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Supriyanto. (2019). Developing of Hadang Traditional Game Through

Syarifuddin, A. (1992). Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Wungguli, D. (2019). Penerapan Model Integer Linier Programming dalam optimasi penjadwalan perkuliahan secara otomatis. Berekeng: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan.

Yunus, M. (2023). Pengaruh latihan cone drill dan ladder drill terhadap kelincahan pada meain sepakbola tulusrejo U-15. Sport Science and Healt Journal. Universitas Negeri Malang

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Hardika, N., Buchari, B., & Qosim, A. (2026). Pengembangan Motor Agility Training Models pada Permainan Hadang Berbasis Continous Optimization Algorithms. Jurnal Pendidikan Olah Raga, 15(1), 171–181. https://doi.org/10.31571/jpo.v15i1.10901

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.