Tinjauan Spasial Masyarakat Transmigran: Difusi dan Pola Pembauran

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31571/sosial.v12i3.10000

Abstract

Penelitian ini menganalisis difusi migrasi transmigran dari Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, ke wilayah sekitarnya serta pola pembauran etnis dalam akulturasi, sosialisasi, dan inkulturasi sosial budaya. Menggunakan pendekatan mixed-methods, analisis spasial (Moran’s I, Getis-Ord Gi*, dan GWR) mengidentifikasi tiga koridor difusi utama (Utara, Timur, Barat) dengan pola radial (78% migran dalam radius 20 km). Hasil menunjukkan aksesibilitas jalan (β=0.72) dan ketersediaan lahan (β=0.68) sebagai faktor pendorong utama. Dinamika sosial-budaya melalui wawancara dan observasi mengungkap akulturasi menghasilkan identitas hibrida (indeks Jawa-Dayak: 4.2) dan inkulturasi ritual (misalnya integrasi Nyadran-Gawai). Meski terjadi konflik sumber daya (32% desa), mekanisme integrasi seperti koperasi tani dan festival budaya berhasil menurunkan insiden konflik dari 15 (2015) menjadi 4 kasus (2023). Penelitian ini merekomendasikan pengembangan koridor ekonomi berbasis etnis, reformasi kebijakan lahan, dan penguatan ruang publik multikultural untuk pembangunan inklusif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adinugroho, S. (2021). Dampak transmigrasi terhadap struktur sosial masyarakat penerima. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 15(2), 88–102.

Allport, G. W. (2020). The nature of prejudice. Addison-Wesley.

BPS Kabupaten Kubu Raya. (2020). Kabupaten Kubu Raya dalam angka 2020. Badan Pusat Statistik.

Budiman, A., & Kusuma, R. (2022). Spatial autocorrelation analysis of settlement patterns in transmigration areas. Geoinformatics, 12(3), 234–250.

Coleman, J. S. (2021). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120.

Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage.

Firdaus, M. (2018). Transmigrasi di Indonesia: Sejarah, kebijakan, dan dampak sosial. Rajawali Pers.

Fitriani, D., et al. (2023). Contact hypothesis in ethnic integration: Evidence from West Kalimantan. Social Psychology Quarterly, 86(1), 45–62.

Hannerz, U. (2020). Transnational connections: Culture, people, places. Routledge.

Hardin, G. (2020). The tragedy of the commons. Science, 162(3859), 1243–1248.

Hidayat, R., & Sari, N. (2020). Konflik lahan antara transmigran dan masyarakat lokal di Kalimantan Barat. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 14(2), 145–160.

Kusuma, A., & Handayani, L. (2023). Peran festival budaya dalam integrasi etnis di Kubu Raya. Journal of Indonesian Social Sciences, 8(1), 45–58.

Lubis, N. (2020). Transmigrasi dan perubahan ekosistem di Kalimantan. Gramedia Pustaka Utama.

Mahfud, T. (2021). SIG untuk analisis spasial migrasi. Andi Offset.

McGee, T. G. (2021). The emergence of desakota regions in Asia: Expanding a hypothesis. In The extended metropolis: Settlement transition in Asia (pp. 3–25). University of Hawaii Press.

Nurhayati, S., & Pratama, R. (2022). Peran ekonomi informal dalam pembauran etnis transmigran. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 13(1), 67–80.

Prasetyo, A., & Kurniawan, D. (2020). Faktor pendorong difusi migrasi dari lokasi transmigrasi ke perkotaan. Jurnal Demografi Indonesia, 7(2), 112–125.

Putra, I. G., & Lestari, S. (2021). Sosialisasi antar etnis di ruang publik: Studi kasus Pasar Sungai Raya. Sosiologi Reflektif, 16(1), 78–92.

Rahman, A., & Hidayat, B. (2019). Analisis spasial pola permukiman transmigran menggunakan SIG. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 6(2), 189–202.

Rogers, E. M. (2018). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press. (Scopus)

Santoso, B., et al. (2022). Dampak transmigrasi terhadap perubahan tutupan lahan di Kalimantan Barat. Journal of Environmental Management, 324, 116–130.

Suryadi, E. (2019). Akulturasi budaya Jawa-Dayak di Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Ilmu Budaya, 11(3), 201–215.

Suryadi, E., et al. (2021). Dinamika migrasi transmigran di Kalimantan Barat pasca-reformasi. Populasi, 29(1), 1-15.

Sutrisno, E. (2019). Metodologi penelitian spasial untuk ilmu sosial. UGM Press.

Todaro, M. P. (2020). Economic development (12th ed.). Pearson.

Wang, F., & Hu, Y. (2022). Spatial analysis of human migration patterns. Annals of GIS, 28(1), 1–15.

Wijaya, A., et al. (2022). Inkulturasi ritual adat Dayak dalam komunitas transmigran Bali. Journal of Cultural Studies, 17(4), 312-328.

World Bank. (2021). Inclusive development in Indonesia: The role of migration. World Bank Publications.

Yusuf, M., & Susanto, T. (2019). Model gravitasi untuk analisis arus migrasi internal di Indonesia. IPB Press.

Zhang, L., & Li, S. (2020). Social integration of migrants in urban China. Urban Studies, 57(8), 1621-1638.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

suwarno, agus and Mustofa, M. (2025) “Tinjauan Spasial Masyarakat Transmigran: Difusi dan Pola Pembauran”, Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 12(3), pp. 276–289. doi: 10.31571/sosial.v12i3.10000.

Most read articles by the same author(s)