PERAN JALUR REMPAH DALAM MEMBENTUK HUBUNGAN DAGANG ASIA TENGGARA DENGAN EROPA

Authors

  • Firdanus Giri UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK
  • Fikri Fikri Universitas PGRI Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.31571/masa.v3i1.10837

Abstract

Abstrak

Jalur rempah merupakan salah satu jalur terhadap perdagangan global tertua yang menghubungkan Asia Tenggara dengan Eropa sejak zaman pertengahan hingga era modern. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kontribusi jalur rempah dalam membangun hubungan perdagangan antara Asia Tenggara dan Eropa, serta pengaruhnya terhadap ekonomi dan politik di tingkat global. Metodologi yang diadopsi adalah studi pustaka dengan pendekatan historis menggunakan berbagai referensi dari jurnal ilmiah yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa jalur rempah menjadi pendorong utama kedatangan bangsa Eropa ke kawasan Asia Tenggara, yang berdampak pada percepatan globalisasi dalam perdagangan serta memicu kolonialisasi. Di samping itu, barang-barang seperti lada, cengkeh, dan pala menjadikan wilayah Nusantara sebagai pusat ekonomi dunia pada saat itu. Jalur ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung dalam perdagangan, tetapi juga sebagai media pertukaran budaya, teknologi, dan kekuasaan di antara berbagai wilayah.

Kata Kunci: jalur rempah, perdagangan global, Asia Tenggara, Eropa, kolonialisme;

 Abtract

The Spice Route is one of the oldest global trade routes, connecting Southeast Asia with Europe from the Middle Ages to the modern era. This study aims to uncover the contribution of the Spice Route in establishing trade relations between Southeast Asia and Europe, as well as its influence on the economy and politics at the global level. The methodology adopted is a literature study with a historical approach using various references from scientific journals published in the last ten years. The research findings reveal that the Spice Route was a major driver of European arrivals in Southeast Asia, which had an impact on the acceleration of globalization in trade and triggered colonization. On the other hand, goods such as pepper, cloves, and nutmeg made the Indonesian archipelago a center of the world economy at that time. This route not only functioned as a link in trade, but also as a medium for the exchange of culture, technology, and power between various regions.

 Keywords: spice route, global trade, Southeast Asia, Europe, colonialism

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Fikri Fikri, Universitas PGRI Pontianak

Pendidikan Sejarah, Universitas PGRI Pontianak

Downloads

Published

2026-06-01

How to Cite

Giri, F., & Fikri, F. (2026). PERAN JALUR REMPAH DALAM MEMBENTUK HUBUNGAN DAGANG ASIA TENGGARA DENGAN EROPA. MASA : Journal of History, 3(1), 30–48. https://doi.org/10.31571/masa.v3i1.10837