Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusif di SMP Negeri 2 Kota Pontianak

Authors

  • Fitriani S Universitas Tanjungpura
  • Muhammad Asrori Universitas Tanjungpura
  • Halida Universitas Tanjungpura

DOI:

https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10640

Keywords:

Peran Kepala Sekolah, Pendidikan Inklusif

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan penyelenggaraan pendidikan inklusif di SMP Negeri 2 Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam empat dimensi utama, yaitu perencanaan program inklusif, pengorganisasian sumber daya secara kolaboratif, pelaksanaan supervisi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik, serta penguatan budaya sekolah yang menanamkan nilai empati dan penghargaan terhadap keberagaman. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat ditentukan oleh kepemimpinan yang adaptif, partisipatif, dan kontekstual dalam mengintegrasikan kebijakan, praktik pembelajaran, dan budaya sekolah. Secara konseptual, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Pendidikan Kewarganegaraan dengan menegaskan bahwa implementasi pendidikan inklusif di sekolah merupakan bagian dari praktik pendidikan demokratis yang menumbuhkan nilai kesetaraan, penghargaan terhadap keberagaman, dan keadilan sosial dalam proses pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Ali, M. (2020). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Meningkatkan Partisipasi Warga Negara Muda. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 4(2), 115–126.

Fadhilah, N., & Dewi, D. A. (2021). Peran pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Karakter Nasionalisme Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 5(1), 45–56.

Fiantika, F. R., dkk. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.

Kemendiknas. (2010). Surat edaran tentang penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan inklusif. Kementerian Pendidikan Nasional.

Nanda Rizki Wiliyanto. (2022). Manajemen Pendidikan Inklusi di SMAN 1 Padang. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 1–12. Doi: https://doi.org/10.55352/mudir.v4i1.130

Nanggala, A., & Komalasari, K. (2023). Pendidikan Kewarganegaraan Global Dalam Membangun Toleransi Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 7(2), 89–101.

Rahmi, S. (2018). Kepala sekolah dan guru profesional. Percetakan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Ridloah, S., dkk. (2024). Pengantar Manajemen Pendidikan. Seval Literindo Kreasi.

Rusmini, R., Wicaksono, A., & Waruru, D. (2025). Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dalam Membangun Budaya Organisasi Sekolah. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 15–27.

Sastra Atmaja, R. (2024). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(2), 132–144.

Sutikno, Y. (2021). Manajemen Mutu Pendidikan Di Lembaga Pendidikan. STAB Maitreyawira.

Syaiful Bahri. (2022). Manajemen Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 94–100. Doi: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1754

Titi Susilowati. (2022). Manajemen Pendidikan Inklusi Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(3), 920–928. Doi: https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.513

Tsabita Khansa Kinanth. (2024). Meningkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah Dalam Penerapan Pendidikan Inklusif Di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 1–9. Doi: https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.532

Umi Nadhiroh. (2024). Pendidikan Inklusif: Membangun Lingkungan Pembelajaran Yang Mendukung Kesetaraan dan Kearifan Budaya. Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 8(1), 11–22. Doi: http://dx.doi.org/10.30872/jbssb.v8i1.14072

UNESCO. (2005). Guidelines for inclusion: Ensuring access to education for all. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.

Downloads

Published

2026-06-17

How to Cite

Fitriani S, Muhammad Asrori, & Halida. (2026). Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusif di SMP Negeri 2 Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(1), 200–212. https://doi.org/10.31571/jpkn.v10i1.10640